Putu Soppa Jajanan Legendaris di Sidrap Bikin Warga Antre, Rp5 Ribu / 2 Bungkus
Sebuah lapak sederhana dipasangi spanduk dengan tulisan 'putu dan surabeng'.
Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
PUTU - Menjual putu di depan RS Anugrah Kota Sidrap, Selasa (5/5/2026). Putu ini hanya ada di pagi hari karena memang cepat habis.
Di atasnya, kelapa parut ditaburkan, lalu disajikan bersama sambal yang memberi sentuhan tak biasa, namun justru membuat rasanya semakin hidup.
Setiap gigitan bukan sekadar rasa, tapi juga cerita tentang keseimbangan, tentang hangat yang sederhana, tentang sesuatu yang mengingatkan pada kampung halaman.
“Alhamdulillah, tiap hari putu saya selalu habis," ujar Suarni, Selasa (5/5/2026).
Putu buatannya dijual Rp5 ribu untuk dua bungkus daun pisang.
Di tengah dunia yang bergerak cepat, lapak kecil itu seperti pengingat: tidak semua hal harus rumit untuk terasa berharga.
Baca Juga
| Senja yang Hidup di Taman Usman Isa, Ruang Santai Warga Sidrap |
|
|---|
| Kasus Campak Meningkat di Sidrap, Tak Hanya Anak-anak Kini Serang Orang Dewasa |
|
|---|
| Kambing Kurban di Sidrap Didatangkan dari Sulbar dan NTT |
|
|---|
| Syaharuddin Alrif Janjikan Beasiswa S3 untuk Guru Berprestasi dan Inovatif |
|
|---|
| Hardiknas Sidrap Semarak, Siswa Tampil Pakai Baju Adat dari Berbagai Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-05-Menjual-putudi-depan-RS-Anugrah-Kota-Sidrap.jpg)