Kongres PP IMDI: Menjaga Tradisi Keilmuan Moderat di Tengah Era Post-Truth
Ketua Umum PP IMDI, Heri Syahrullah, mengatakan seluruh persiapan kongres telah dilakukan oleh panitia lokal dan nasional.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Di era post-truth saat ini, siapa pun dapat berbicara tentang agama meskipun tidak memiliki basis keilmuan yang memadai.
Sebaliknya, tidak sedikit pula mengedepankan intelektualitas tanpa dibingkai nilai spiritual, sehingga memicu perdebatan, ketidaksantunan, dan konflik di media sosial.
Melalui kongres ini, IMDI mengusung semangat untuk aktif mengharmoniskan intelektualitas dan spiritualitas di ruang publik.
Keduanya harus berjalan beriringan dan saling menguatkan.
Spiritualitas yang dibangun di tengah masyarakat harus ditopang oleh intelektualitas yang kuat, sebagaimana intelektualitas juga perlu dibingkai oleh nilai-nilai spiritual.
Semangat inilah yang kami kampanyekan melalui kongres, terutama di tengah fenomena “matinya kepakaran” di era post-truth, seolah-olah tidak ada lagi otoritas keilmuan.
Karena itu, IMDI menegaskan bahwa sejatinya intelektualitas dan spiritualitas harus selalu berjalan berdampingan. Inilah nilai utama yang kami usung.
Agenda strategis utama Kongres IMDI selain tema utama?
Selengkapnya lihat video
| BPJS Kesehatan Gandeng Unhas Kampanyekan Gaya Hidup Sehat Lewat Fun Run 5K |
|
|---|
| Yamaha Kenalkan 6 Warna Baru Gear Ultima 125 di YCR 2026 Sidrap |
|
|---|
| Abdul Rahmad Terpilih Aklamasi Ketua PP IMDI di Kongres Sidrap |
|
|---|
| Kian Terbelah, Ex Wasekjen Minta KNPI Sulsel Tunggu Kongres Bersama Akhiri Dualisme |
|
|---|
| Kongres Nasional ILP2MI 2025 Resmi Dibuka di Makassar, Hadirkan Peserta dari Berbagai Daerah |
|
|---|