Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Sidrap Ramai-ramai Beli Emas

Sejumlah warga tampak memadati beberapa toko emas di Pasar Sentral Pangkajene

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
EMAS TURUN - Warga membeli emas di Pasar Sentral Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Sulsel, Rabu (3/6/2026). Harga emas sempat berada di kisaran Rp2,3 juta per gram, kini turun hingga menyentuh angka Rp1,9 juta per gram. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Harga emas perhiasan di Pasar Sentral Pangkajene, Kabupaten Sidrap, Sulsel, mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir.

Jika sebelumnya harga emas sempat berada di kisaran Rp2,3 juta per gram, kini turun hingga menyentuh angka Rp1,9 juta per gram, Rabu (3/6/2026).

Penurunan harga tersebut disambut positif masyarakat.

Sejumlah warga tampak memadati beberapa toko emas di Pasar Sentral Pangkajene untuk membeli perhiasan.

Nasir, salah seorang penjual emas di pasar terbesar di Kabupaten Sidrap itu, mengatakan tren penurunan harga sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Sudah turun harganya. Salah satu penyebabnya karena situasi geopolitik dunia mulai mereda. Dulu saat konflik memanas, harga emas ikut naik,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com.

Menurut Nasir, saat ini emas 22 karat dengan berat satu gram dijual sekitar Rp1,9 juta per gram.

Sementara emas 23 karat berada di kisaran Rp2,3 juta per gram.

Banyak warga memanfaatkan momentum penurunan harga untuk menambah koleksi emas mereka.

Rasmi, salah seorang pembeli, mengaku sengaja membeli emas sebagai bentuk investasi yang dinilai lebih aman dibanding menyimpan uang tunai dalam jangka panjang.

“Saya beli emas untuk investasi. Nilainya relatif stabil dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Jadi lebih tenang untuk simpanan masa depan,” katanya.

Selain dikenal sebagai aset lindung nilai, emas juga menjadi pilihan masyarakat.

Karena mudah diperjualbelikan dan memiliki nilai yang cenderung bertahan di tengah fluktuasi ekonomi.

Bagi sebagian warga Sidrap, emas bukan hanya perhiasan untuk menunjang penampilan, tetapi juga menjadi tabungan berharga yang dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu saat kebutuhan mendesak.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved