Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bupati Sidrap Apresiasi Swadaya Warga Bedah Rumah di Kelurahan Manisa

Bupati Sidrap Syaharuddin meninjau bedah rumah swadaya di Manisa dan mengapresiasi gotong royong warga.

Humas Setda Sidrap
SIDRAP - Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, meninjau progres bedah rumah swadaya masyarakat di Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti, Kamis (4/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan penerima manfaat. 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Sidrap meninjau pembangunan rumah swadaya masyarakat di Kelurahan Manisa.
  • Pembangunan rumah Bahri (Lacalik) dilakukan melalui gotong royong dengan nilai Rp145 juta.
  • Bupati mengajak dermawan dan pengusaha terus mendukung program bantuan berbasis partisipasi warga.

 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, meninjau progres bedah rumah swadaya masyarakat di Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti, Kamis (4/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Turut mendampingi Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Anggota DPRD Bahrul Appas, Staf Ahli Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Bachtiar, Kepala BPBD Sudarmin, serta Camat Baranti Mastura.

Hadir pula Kabid Humas IKP Diskominfo Dagri Ramadhan, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Sidrap Takdir Ali, Lurah Manisa A. Zainal Fachruddin, jajaran Kesra, staf kelurahan, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Bupati Syaharuddin mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan para dermawan dalam pembangunan rumah milik Bahri atau Lacalik. Menurutnya, bedah rumah berbasis partisipasi warga menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong di Sidrap.

“Alhamdulillah hari ini saya melihat langsung proses bedah rumah Pak Calik yang sepenuhnya dibangun melalui swadaya masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan warga tidak hanya bertumpu pada APBD, melainkan memerlukan kolaborasi antara pemerintah, ulama, tokoh adat, hingga para dermawan. Kolaborasi tersebut, lanjutnya, berhasil mengumpulkan anggaran Rp145 juta untuk pembangunan rumah tersebut.

“Dalam membangun kampung, APBD bukan satu-satunya sumber. Pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung,” jelasnya.

Syaharuddin juga mengajak pengusaha dan warga mampu untuk terus berkontribusi membantu masyarakat yang membutuhkan. Program ini diharapkan mempercepat pengurangan rumah tidak layak huni serta memperkuat solidaritas sosial.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved