Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Sidrap

Syahar: Angka Kemiskinan Sidrap Turun Jadi 4,91 Persen

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif membeberkan capaian penurunan angka kemiskinan di wilayahnya saat buka puasa bersama tokoh-tokoh Sidrap.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
KEMISKINAN SIDRAP- Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif paparkan capaian kepemimpinannya di hadapan tokoh di acara buka bersama di Mes Pemda Sidrap, Makassar, Sabtu (14/3/2026) jelang Magrib. Syaharuddin Alrif membeberkan capaian penurunan angka kemiskinan di wilayahnya saat buka puasa bersama tokoh-tokoh Sidrap. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif membeberkan capaian penurunan angka kemiskinan di wilayahnya saat buka puasa bersama tokoh-tokoh Sidrap.

Buka puasa bersama itu digelar di Mes Pemda Sidrap, Jalan Bau Mangga, Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan buka puasa bersama itu diinisiasi langsung Syaharuddin Alrif.

Dihadiri Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal atau Cicu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah.

Selanjutnya Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, serta pengurus Ikatan Kekerabatan (IKM) Sidrap, Ikatan Asal Sarjana (ISA) Sidrap, dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia (IPMI) Sidrap.

Dalam kesempatan itu, Syahar menyampaikan angka kemiskinan di Kabupaten Sidrap pada tahun 2025 turun menjadi 4,91 persen. 

Capaian tersebut menandai penurunan kemiskinan terendah dalam enam tahun terakhir. 

Baca juga: Sosok Syaharuddin Alrif dari Petani, Aktivis, Kini Ketua Parpol Pemenang Pemilu Sulsel

Hal ini menempatkan Sidrap sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kemiskinan paling rendah di Sulsel.

Di hadapan para tokoh asal Sidrap, Syaharuddin menjelaskan tren kemiskinan di daerah yang dipimpinnya terus menunjukkan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Persentase kemiskinan di Sidrap tercatat 5,14 persen pada 2023.

Kemudian turun menjadi 5,02 persen pada 2024, dan kembali menurun menjadi 4,91 persen pada 2025.

“Ini adalah capaian yang sangat baik karena menjadi yang terendah dalam enam tahun terakhir,” ujar Syahar sapaannya.

Ia menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan gambaran nyata bahwa berbagai program pembangunan dan kebijakan pemerintah mulai berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Menurut Syahar, keberhasilan menekan angka kemiskinan tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak dan penguatan sektor sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. 

Ketua Partai Nasdem Sulsel itu juga menyebut peran sinergi tiga pilar, yakni ulama, umara, dan pengusaha, turut berkontribusi dalam mendorong pembangunan daerah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved