'Hipnotis' Warga Makassar, Maher Zain: Apa Kareba?
Maher Zain menghipnotis penggemarnya yang telah berjam-jam menunggu konsenya di Makassar.
Penulis: Munawwarah Ahmad | Editor: Sudirman
Setelah pindah ke New york, Maher Zain mengawali pekerjaannya sebagai produser kecil.
Akan tetapi ia terus berjuang untuk mencoba keberuntungan.
Maher bekerja dengan Kat DeLuna dan memproduksi musik untuk lagu Whine Up dan Run the Show.
Nama Maher Zain mulai dikenal di New York pada tahun 2009.
Pada awal tahun itu, ia menandatangani kontrak dengan Awakening Record.
Album debut Maher Zain yang bertajuk Thank You Alloh dirilis pada November 2009.
Album ini terdiri atas 13 lagu dan dua lagu bonus.
Satu di antara lagu bonus itu adalah Palestine Will Be Free.
Maher Zain adalah artis pendatang baru pada waktu itu.
Akan tetapi ia berhasil memperoleh kesuksesannya.
Bahkan di Malaysia album Thank You Alloh menjadi album terlaris pada 2010.
Pada tahun 2012, Maher Zain kembali merilis album bertajuk Forgive Me.
Meski tak sebesar album pertama, album kedua ini juga berhasil sukses di pasaran.
Album ketiga yang berjudul One dirilis pada tahun 2016.
Maher Zain sendiri juga populer di Indonesia.
Bahkan lagunya yang berjudul The Rest of My Life memiliki versi bahasa Indonesia dengan judul Sepanjang Hidup.
| Dua Perempuan Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia di Makassar, Polisi Sita Sabu 1,450 Kg |
|
|---|
| Daftar 4 Pemain PSM Makassar Diincar Persija dan Persebaya, Manajer: Nanti Kita Umumkan |
|
|---|
| Dua Lapak Berusia 51 Tahun Direlokasi di Pasar Ciduk Makassar |
|
|---|
| Melinda Aksa dan PKK Makassar Fokus Berdayakan Lansia dan Disabilitas |
|
|---|
| Demo Lagi! Warga Mula Baru, Tamalalang, Bontoa, Akasia, Alamanda Bersatu Tolak PSEL di Tamalanrea |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-11-14-Maher-Zain-saat-tampil-menghibur-penonton.jpg)