'Hipnotis' Warga Makassar, Maher Zain: Apa Kareba?
Maher Zain menghipnotis penggemarnya yang telah berjam-jam menunggu konsenya di Makassar.
Penulis: Munawwarah Ahmad | Editor: Sudirman
Dirinya mendapat hadiah keyboard pada ulang tahun ke-10.
Hal itu dilakukan karena sang ayah mengetahui ketertarikan Maher terhadap musik.
Merintis Karier
Maher Zain mulai menulis lagu bersama teman sekolahnya.
Ia menghabiskan malam dengan menulis rap dan menggabungkannya dengan musik.
Di lingkup akademik, Maher Zain bisa dibilang bagus.
Karenanya, keluarga tidak menyetujui Maher terjun ke dunia musik.
Apalagi R&B pada waktu mendapat stereotip sebagai musik yang kotor dan tidak senonoh.
Kala itu, ada pandangan yang menganggap R&B tidak pantas dinyanyikan seorang muslim.
Maher Zain bergabung ke universitas teknik dan bersiap menjadi insinyur di bidang penerbangan.
Ia berhasil meraih gelar sarjana.
Di sisi yang lain, Maher juga tetap bekerja sebagai produser part time.
Pada tahun 2005, ia bertemu dengan produser musik RedOne.
Sebelumnya, Maher pernah bekerja sebagai produsr musik solo.
Maher Zain semakin mendapatkan ruang untuk berkembang bersama RedOne.
Kedua produser musik muda itu memutuskan untuk pindah ke New York, untuk berpartisipasi dalam musik R&B dan hip hop yang berkembang di kota tersebut.
Karier
| Dua Perempuan Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia di Makassar, Polisi Sita Sabu 1,450 Kg |
|
|---|
| Daftar 4 Pemain PSM Makassar Diincar Persija dan Persebaya, Manajer: Nanti Kita Umumkan |
|
|---|
| Dua Lapak Berusia 51 Tahun Direlokasi di Pasar Ciduk Makassar |
|
|---|
| Melinda Aksa dan PKK Makassar Fokus Berdayakan Lansia dan Disabilitas |
|
|---|
| Demo Lagi! Warga Mula Baru, Tamalalang, Bontoa, Akasia, Alamanda Bersatu Tolak PSEL di Tamalanrea |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-11-14-Maher-Zain-saat-tampil-menghibur-penonton.jpg)