Nelayan di Selayar Temukan 25 Paket Kokain
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, mengatakan total barang ditemukan sebanyak 25 paket dengan berat bruto sekitar 25,44 kilogram.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Nelayan di Kepulauan Selayar menemukan 25 paket diduga kokain di sejumlah pesisir wilayah tersebut.
- Temuan pertama terjadi di Pantai Barat Dusun Tile-tile Selatan, Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu, saat nelayan Kamaruddin menemukan dua bungkus mencurigakan yang terdampar.
- Setelah dilaporkan, polisi melakukan tes awal dan hasilnya menunjukkan kandungan narkotika golongan I jenis kokain.
TRIBUNSELAYAR.COM, BONTOSIKUYU – Nelayan di Kepulauan Selayar menemukan 25 kokain jenis narkotika.
Kokain ditemukan di Pantai Barat Dusun Tile-tile Selatan, Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu, Kepulauan Selayar, Sabtu (28/2/2026).
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, mengatakan total barang ditemukan sebanyak 25 paket dengan berat bruto sekitar 25,44 kilogram.
Barang itu diduga merupakan narkotika golongan 1 jenis kokain.
Paket pertama ditemukan di Pantai Barat Dusun Tile-tile Selatan, Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu.
Nelayan yang menemukan bernama Kamaruddin.
Ia menemukan dua bungkus mencurigakan terdampar di pesisir pantai saat mencari barang hanyut.
Baca juga: Penumpang Feri Bira–Selayar Masih Sepi, ASDP Prediksi Puncak Mudik 18–19 Maret
Paket terdiri dari satu bungkus plastik hitam bertuliskan “STONE” dengan berat bruto sekitar 690 gram serta satu bungkusan plastik putih yang dililit lakban dengan berat sekitar 1 kilogram.
Ia kemudian melaporkan kepada anggota Polres Kepulauan Selayar.
Setelah diamankan, dilakukan pemeriksaan sampel awal menggunakan alat rapid test narkotika dan hasilnya menunjukkan adanya kandungan zat COC atau kokain.
Penemuan berikutnya terjadi pada Minggu, (8/3/2026) sekitar pukul 18.30 Wita di Pantai Barat Dusun Bansiang, Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki.
Seorang warga bernama Irwan menemukan sebuah karung yang terapung tidak jauh dari pantai.
Setelah dibuka, di dalam karung terdapat tujuh pasang sepatu serta empat bungkus plastik hitam bertuliskan “BUGATTI” yang diduga berisi kokain dengan berat bruto sekitar 3 kilogram.
Barang ditemukan dalam kondisi menyerupai bubuk putih yang sebagian telah mencair.
Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada aparat.
Satresnarkoba Polres Kepulauan Selayar langsung mendatangi lokasi serta mengamankan barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pada Jumat (13/3/2026) juga dilakukan penyerahan barang bukti temuan lain yang diduga kokain dari Kodim 1415/Selayar kepada Polres Kepulauan Selayar.
Terdiri dari 14 bungkus putih yang masih terlakban dengan berat sekitar 14 kilogram, serta 6 bungkus plastik putih yang telah terkoyak dengan berat sekitar 5 kilogram, yang juga merupakan hasil temuan di wilayah pesisir Selayar.
AKBP Didid Imawan, menegaskan bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan masyarakat langsung diamankan oleh pihak kepolisian.
Sebagian sampelnya telah dikirim ke laboratorium forensik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan awal dari temuan tanggal 28 Februari 2026 menunjukkan positif mengandung narkotika golongan I jenis kokain.
“Polres Kepulauan Selayar telah melakukan langkah-langkah penanganan berupa pengamanan barang bukti, pembuatan berita acara, serta pengiriman sampel ke Laboratorium Forensik untuk memastikan kandungan zatnya," kata Didid Immawan.
Polisi juga melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait asal-usul barang tersebut.
Barang temuan yang sebelumnya diamankan oleh Kodim 1415/Selayar, telah dibawa ke Makassar oleh Dandim 1415 Selayar, untuk diserahkan kepada Pangdam XIV/Hasanuddin dan selanjutnya akan diteruskan kepada Kapolda Sulawesi Selatan.
Sementara barang temuan yang diamankan oleh Polres Kepulauan Selayar juga akan dibawa ke Polda Sulsel untuk diserahkan kepada Dirresnarkoba Polda Sulsel guna penanganan lebih lanjut.
Tahun lalu nelayan di Kepulauan Selayar juga menemukan narkotika di perairan.
Narkotika itu diduga dibuang di laut oleh warga yang belum terungkap identitasnya.
| Cemburu Buta Membawa Maut, Akhir Tragis Perempuan Selayar di Penginapan Makassar |
|
|---|
| Masyarakat Passilambenna Selayar Patungan Bangun Jalan Rusak |
|
|---|
| Kronologi Wanita 40 Tahun di Makassar Tewas Usai Dicekoki Obat Anti Nyeri Oleh Sang Kekasih |
|
|---|
| Pemuda dari Tamalanrea Makassar Habisi Nyawa Kekasihnya dari Selayar karena Cemburu |
|
|---|
| Wanita Asal Selayar yang Ditemukan Meninggal di Ballaparang Makassar Dibunuh Pakai Obat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-03-15-Barang-bukti-Kokain-jenis-narkotika-diperlihatkan-oleh-AKBP-Didid-Immawan.jpg)