Mudik 2026
Penumpang Feri Bira–Selayar Masih Sepi, ASDP Prediksi Puncak Mudik 18–19 Maret
Arus mudik melalui jalur penyeberangan di Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, masih relatif sepi
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA- Arus mudik melalui jalur penyeberangan di Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, masih relatif sepi hingga Sabtu (14/3/2026).
Pihak Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) memperkirakan lonjakan jumlah pemudik baru akan terjadi pada Rabu (18/3/2026) seiring dimulainya masa libur dan cuti bersama menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Supervisi ASDP Bira, Gufran, mengatakan hingga saat ini penumpang yang menyeberang didominasi oleh penumpang reguler serta angkutan logistik kebutuhan pokok untuk masyarakat Pulau Selayar.
“Sampai hari ini jumlah pemudik masih sedikit. Penumpang yang ada umumnya penumpang biasa dan pengangkut logistik untuk kebutuhan masyarakat Selayar,” kata Gufran.
Pantauan di Pelabuhan Bira menunjukkan kursi penumpang di kapal feri KMP Kormomolin dan KMP Balibo masih belum terisi penuh menjelang jadwal keberangkatan.
ASDP memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.
Baca juga: 106 Bus Diperiksa, 59 Ditilang dalam Rampcheck Angkutan Mudik di Sulsel
Meski jumlah pemudik belum mengalami peningkatan signifikan, ASDP bersama pihak pelabuhan, syahbandar, serta personel pengamanan telah bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa mudik Lebaran.
Untuk melayani penumpang, ASDP menyiapkan dua kapal utama yakni KMP Kormomolin dan KMP Balibo. Selain itu, tiga kapal tambahan juga disiapkan sebagai armada bantuan jika terjadi peningkatan jumlah penumpang.
Syahbandar Periksa Kelayakan Kapal
Sementara itu, menjelang puncak arus mudik, Syahbandar Bulukumba melakukan pemeriksaan kelayakan kapal feri pada Jumat (13/3/2026) pagi di Pelabuhan Bira, Kecamatan Bontobahari.
Pemeriksaan tersebut difokuskan pada fasilitas keselamatan serta kesiapan kapal untuk melayani penumpang selama masa mudik Lebaran.
Kepala Syahbandar Bulukumba, Sjech Idrus, menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh kapal yang beroperasi benar-benar layak berlayar.
“Kami memastikan setiap kapal angkutan pemudik memenuhi standar kelayakan berlayar demi keselamatan bersama,” ujarnya di sela pemeriksaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Supervisi ASDP Bira Gufran beserta sejumlah pegawai ASDP.
Aparat keamanan juga ikut terlibat, di antaranya Kapolsek Bontobahari AKP Kasman, personel Polair Bira, serta anggota TNI Angkatan Laut.(*)
| Setengah Juta Penumpang Melintas di Bandara Sultan Hasanuddin Selama Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 |
|
|---|
| ASDP Bone Catat 4.567 Penumpang di Lintasan Bajoe–Kolaka Selama Arus Mudik, Naik 14 Persen |
|
|---|
| Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bajoe Diprediksi 28 Maret |
|
|---|
| 242.602 Pemudik Padati Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Paling Banyak Rute Jakarta - Surabaya |
|
|---|
| 10 Ribu Pemudik Lintasi Pelabuhan Bira - Pamatata Selayar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260314_MUDIK-KE-SELAYAR_penumpang-mudik-ke-selayar.jpg)