Kisah Andi Arung, Remaja Selayar Korban TPPO di Kamboja yang Berhasil Pulang
Tergiur tawaran kerja bergaji tinggi di media sosial, seorang remaja asal Takabonerate, Kepulauan Selayar, justru menjadi korban TPPO di Kamboja.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
"Saya tergiur tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi melalui media sosial, dengan harapan dapat membantu ekonomi keluarga. Saya pun berangkat dari Makassar," katanya sesekali menunduk saat menceritakan pengalamannya di hadapan Bupati.
Sebelum tiba di Kamboja, Andi Arung sempat transit di beberapa daerah.
Setibanya di negara tersebut, paspornya langsung diambil.
Ia kemudian dipaksa bekerja sebagai operator judi online menggunakan laptop dengan jam kerja panjang, mulai pagi hingga larut malam.
Jika tidak memenuhi target, ia kerap mendapat perlakuan kasar bahkan disetrum.
Dalam kondisi tertekan, Andi Arung akhirnya menemukan kesempatan untuk melarikan diri.
Ia kemudian mendatangi kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk meminta perlindungan hingga akhirnya dapat dipulangkan ke Indonesia.
Di hadapan Bupati, Andi Arung juga mengungkapkan bahwa ijazah miliknya masih ditahan oleh pihak yang mempekerjakannya di Kamboja.
Mendengar hal tersebut, Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali langsung meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Selayar membantu mengurus penggantian ijazah Andi Arung agar ia tetap memiliki dokumen pendidikan yang sah untuk melanjutkan masa depannya.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan dari orang yang tidak dikenal, terutama melalui media sosial.
“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Jangan mudah meladeni orang yang tidak dikenal yang menjanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi tanpa proses yang jelas. Pastikan semuanya melalui jalur resmi agar tidak menjadi korban perdagangan orang,” kata Natsir Ali.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa atau keluarga sebelum menerima tawaran kerja di luar daerah maupun luar negeri.
Sebelumnya, pihak keluarga Andi Arung telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian di Kecamatan Takabonerate.
Keluarga meminta bantuan aparat kepolisian dan pemerintah agar Andi Arung segera dipulangkan.
Kecamatan Takabonerate merupakan salah satu kecamatan terluar di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Jarak tempuh dari ibu kota kabupaten di Benteng sekitar 8 hingga 12 jam perjalanan laut dengan kondisi cuaca normal.(*)
| MK Stadion Untia Makassar Pakai Konsultan Proyek Stadion GBK Jakarta |
|
|---|
| Jumat Bersih Karuwisi Utara, Warga dan RT/RW Gotong Royong di Jalan Barawaja |
|
|---|
| Kemarin IAS Eks Wali Kota Makassar Undang Ketua DPD II Golkar Sulsel, Hari ini Minta Maaf |
|
|---|
| Gilas Persik Kediri 3-1, Ahmad Amiruddin: Pemain Tunjukan Apa itu Mentalitas PSM! |
|
|---|
| Gara-gara Judi Online, Kepala Unit Bank Negara di Sinjai Diduga Gelapkan Uang Rp3 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-10-maret-topo.jpg)