Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Takbir Keliling

Wali Kota Makassar Larang Takbir Keliling Jelang Idulfitri

Wali Kota Makassar larang takbir keliling. Malam Idulfitri diminta diisi dzikir dan takbiran di masjid atau lingkungan masing-masing.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Humas Pemkot Makassar
TAKBIR KELILING - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, diwawancarai Tribun di Lapangan Karebosi, Jl Jenderal Ahmad Yani, Minggu (15/3/2026). Munafri mengimbau masyarakat melaksanakan salat Id dan takbiran di Lapangan Karebosi atau masjid, bukan keliling jalan. 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melarang takbir keliling jelang Idulfitri. Masyarakat diminta takbiran di masjid atau lingkungan masing-masing. 
  • Kebijakan ini menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan, mengurangi kemacetan, serta mencegah kecelakaan akibat padatnya kendaraan di kota.
 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan takbir keliling menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan masyarakat di Kota Makassar.

Munafri Arifuddin menegaskan, malam takbiran sebaiknya diisi dengan kegiatan ibadah dan takbiran di masjid atau lingkungan masing-masing.

Takbir keliling menurutnya berpotensi menimbulkan kemacetan. 

"Enggak bisa. Saya tidak kasih izin untuk takbiran keliling," tegas Munafri Arifuddin, Senin (16/3/2026). 

Munafri menjelaskan, saat ini volume kendaraan di Kota Makassar mengalami lonjakan signifikan. 

Hal ini disebabkan banyaknya masyarakat dari berbagai daerah di sekitar Sulawesi Selatan yang masuk ke Kota Makassar menjelang Lebaran.

Menurutnya, kondisi tersebut sudah terlihat dalam beberapa hari terakhir. 

Terpantau arus kendaraan di sejumlah ruas jalan utama kota menjadi lebih padat dibandingkan hari-hari biasa.

"Kalau kita lihat ini dari mulai 10 hari terakhir ini sangat tinggi, sangat banyak volume kendaraan yang ada di Kota Makassar," ujarnya. 

Pemerintah Kota Makassar ingin memastikan suasana malam Idulfitri tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga. 

Karena itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk melakukan pengawasan di sejumlah titik yang rawan. 

Munafri menambahkan, malam takbiran sejatinya merupakan momen untuk memperbanyak dzikir, takbir, dan doa sebagai ungkapan rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Munafri juga menilai perayaan Idulfitri tidak harus dilakukan dengan kegiatan takbir keliling di jalanan.

Menurutnya, umat Muslim tetap dapat mengumandangkan takbir dan merayakan malam kemenangan dengan berbagai cara yang lebih tertib.

Seperti melaksanakan takbiran di masjid atau lingkungan masing-masing.

“Kedua, untuk merayakan Idulfitri tidak harus dengan takbir keliling,” ujarnya

Pemerintah Kota Makassar juga mengajak para tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta pemuda di setiap wilayah untuk ikut mengedukasi warga agar merayakan malam takbiran secara tertib.

Selain menjaga ketertiban, kebijakan ini juga dimaksudkan untuk menghindari potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi saat malam takbiran akibat padatnya kendaraan di sejumlah ruas jalan. (*) 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved