Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkot Makassar

Munafri Siapkan Pasar Murah Keliling di Makassar, Mulai 11 Maret 2026

Pemerintah Kota Makassar menyiapkan pasar murah keliling menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tayang:
Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Siti Aminah
PASAR MURAH - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin diwawancara di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (2/3/2026). Pemkot Makassar menyiapkan program pasar murah keliling menggunakan sembilan mobil inflasi untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program pasar murah keliling menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
  • Sebanyak sembilan mobil pasar murah akan beroperasi selama sepuluh hari terakhir Ramadan dengan menjual bahan pokok seperti beras SPHP, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga lebih terjangkau. 
  • Program ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar akan menggelar pasar murah keliling selama sepuluh hari terakhir Ramadan 2026.

Program ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri.

 Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan pasar murah tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menekan potensi lonjakan harga bahan pokok di akhir Ramadan.

“Melalui kegiatan ini kami berupaya menstabilkan harga di pasaran, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan di penghujung Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” kata Munafri di Balaikota Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Selasa (10/3/2026).

Untuk mempersiapkan program tersebut, Munafri telah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah perangkat daerah teknis.

Di antaranya:

-Dinas Ketahanan Pangan

-Dinas Perdagangan

-Para camat se-Kota Makassar

-Perumda Pasar Makassar Raya.

Menurut Munafri, pasar murah ini juga bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pangan menjelang Lebaran.

Pemerintah Kota Makassar menyiapkan sembilan unit mobil pasar murah atau mobil inflasi yang akan berkeliling ke berbagai kecamatan.

Mobil tersebut membawa sejumlah komoditas pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Program ini dijadwalkan mulai Rabu (11/3/2026) dan berlangsung selama sepuluh hari terakhir Ramadan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga menggandeng Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan.

“Mulai besok dan selama sepuluh hari terakhir Ramadan, teman-teman dari Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perindag akan turun langsung membawa bahan kebutuhan pokok dari Bulog untuk membuat beberapa pasar murah di berbagai tempat setiap hari,” ujarnya.

Pada tahap awal, pasar murah dijadwalkan berlangsung di dua titik.

Lokasi pertama berada di Jalan Kapasa Raya, tepatnya di halaman Masjid Nurul Amin.

Lokasi kedua berada di Kecamatan Mariso, Kelurahan Mattoangin, Kompleks Pesona Dahlia.

Setiap hari, pemerintah kota menargetkan pembukaan sekitar delapan hingga sembilan titik pasar murah yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Beberapa komoditas yang dijual dalam pasar murah tersebut antara lain beras SPHP seharga sekitar Rp55.000 hingga Rp58.000 per kemasan, minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter, serta gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Munafri mengatakan program ini merupakan bagian dari langkah pengendalian inflasi daerah yang saat ini tercatat sekitar 6,23 persen.

“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah, sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Ia menambahkan seluruh kecamatan telah diminta menyiapkan lokasi pelaksanaan pasar murah di wilayah masing-masing.

Sementara dinas terkait bertugas menyiapkan distribusi bahan pokok serta jadwal operasional mobil pasar murah. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved