Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mudik 2026

422 Personil BPTD Sulsel Siap Kawal Perjalanan Mudik Lebaran 2026

Ratusan personil BPTD dan Dishub Sulsel dikerahkan di jembatan timbang, terminal, dan posko gabungan untuk memastikan mudik Lebaran 1447 H aman.

|
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
MUDIK SULSEL - Plt Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Selatan (Sulsel) Andy Sanjaya yang mengenakan batik di ruang kerjanya saat ditemui di Kantor BPTD Kelas II Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar pada Jumat (6/3/2026). BPTD Sulsel Sebar 422 Personil selama period mudik lebaran untuk mengawal perjalanan mudik. 
Ringkasan Berita:
  • BPTD Kelas II Sulsel menyiapkan 422 personil untuk mengawal mudik Lebaran 1447 H. 
  • Personil ditempatkan di delapan UPPKB, empat terminal, dan posko gabungan. 
  • Fasilitas istirahat disediakan, termasuk kopi, teh, dan toilet. Dishub Sulsel menambah 210 personil untuk memantau titik rawan macet, jalur wisata, mall, serta masjid vital, meski ASN biasanya libur.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perjalanan mudik Lebaran harus dipastikan aman dan nyaman bagi masyarakat.

Ratusan personil dari berbagai instansi turun ke jalan memastikan perjalanan mudik masyarakat lancer.

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Selatan (Sulsel) ikut memetakan sebaran personil di beberapa titik.

Ada di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), terminal maupun posko gabungan.

"Sekitar personil 422 personil kita siapkan. Ada ikut di posko kepolisian, ada juga kita yang mandiri tadi ada di UPPKB,nanti dari polisi dari TNI terlibat," ujar Plt Kepala BPTD Kelas II Sulsel Andy Sanjaya saat dikonfirmasi pada Minggu (8/3/2026).

BPTD Sulsel memang menyiapkan 8 UPPKB atau jembatan timbang jadi rest area.

Disediakan kopi, teh, tempat tidur, toilet bagi pemudik yang ingin istirahat.

Titik UPPKB pertama ada di Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Lalu UPPKB Pallangga di Jl Poros Pallangga, Mangalli, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Ketiga yakni UPPKB Maccopa di Jl Poros Makassar - Maros, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

Di jalur mudik ke arah utara, ada UPPKB Data'e di Lawawoi, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap

Lebih jauh ada UPPKB Walenrang di Barammase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.

Selain itu UPPKB Larompong di Jl Poros Palopo - Makassar, Larompong, Kabupaten Luwu.

Dari jalur mudik arah timur ada UPPKB Tana Batue di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone.

Satu lainnya yakni UPPKB Sajoanging di Barangmamase, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo.

Andy Sanjaya pun mengimbau para pemudik tetap memperhatikan keselamatan berkendara.

Apabila mulai merasa lelah, maka diimbau segera beristirahat.

Termasuk bus-bus yang membawa puluhan penumpang, diminta tetap hati-hati berkendara.

"Imbauan untuk pemilik PO angkutan penumpang, kami berharap siapkan kendaraan sebaik mungkin, dan sopir agar berhati-hati saat mengemudi, faktor keselamatan sangat penting, kami harap pemudik aman dari berangkat sampai tujua," lanjutnya.

Empat terminal juga jadi pusat rest area yakni Terminal Lumpue di Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Lalu Terminal Pekkae Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.

Terminal Watampone atau Petta Ponggawae di Kabupaten Bone.

Serta Terminal Daya di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Personil Dishub juga akan mengawal perjalanan pemudik di Sulsel.

Kepala Dishub Sulsel Andi Erwin Terwo sudah memetakan jumlah personil yang akan tersebar di periode mudik.

Mulai dari masa mudik tiba, selama libur lebaran hingga selesainya arus balik.

Personil Dishub akan bergabung dengan pihak kepolisian di posko-posko pengamanan.

Selain itu, tersebar di titik vital jalur mudik mengawal kerawanan macet.

"Persipan Personil sekitar sekitar 210 dibeberapa titik yang dianggap rawan kemacetan," kata Andi Erwin Terwo saat ditemui Tribun-Timur.com di Lobby Utama Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar pada Jumat (27/2/2026).

"Terutama di area Jl Perintis, tempat jalur wisata, Mall-mall," sambungnya.

Titik arah keluar kota Makassar mendapat perhatian khusus.

Utamanya di Simpang 5 Mandai, perbatasan Kota Makassar - Kabupaten Maros.

Kemudian di Jembatan Kembar, perbatasan Kota Makassar - Kabupaten Gowa.

Selain itu, Dishub juga akan disebar ke Masjid-Masjid vital di setiap daerah.

"Kemudian jelang Idul Fitri kita siapkan di Masjid yang menyelenggarakan Shalat Ied. Ini lebih banyak koordinasi dengan Kabupaten/Kota untuk membantu," katanya sembari menggerakan tangan seolah memetakan anggotanya.

Para personil Dishub Sulsel ini nantinya akan bertugas meski seharusnya Aparatur Sipil Negara (ASN) libur. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved