Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Waktu Terbaik Minum Kopi Selama Ramadan

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan termasuk hidrasi yang cukup, ukuran porsi, dan jenis kopi yang dikonsumsi. 

Tayang:
Editor: Sudirman
Handover
RAMADAN - Ilustrasi Minum Kopi. Waktu terbaik minum kopi selama Ramadan. 
Ringkasan Berita:
  • Selama Ramadan, umat Muslim perlu bijak mengatur jadwal minum kopi agar tidak mengganggu hidrasi, kualitas tidur, dan stamina. 
  • Waktu terbaik untuk menikmati kopi adalah saat sahur dengan porsi kecil, 30–60 menit setelah berbuka, atau setelah Tarawih dengan tetap memperhatikan jam tidur. 
  • Pemilihan jenis kopi seperti Arabika dengan seduhan ringan juga dianjurkan. 
  • Jika dikonsumsi secara tepat, kopi dapat membantu menjaga fokus, energi, dan mood selama berpuasa.

TRIBUN-TIMUR.COM - Umat Muslim perlu mengatur jadwal minum kopi selama Ramadan.

Kopi tak bisa diminum sembarangan saat Ramadan.

Waktu konsumsi, jumlah takaran, hingga jenis kopi perlu diperhatikan agar tak mengganggu hidrasi, kualitas tidur, dan stamina selama berpuasa.

Bagi para pecinta kopi, kuncinya bukan berhenti menikmati, melainkan tahu kapan dan bagaimana menyeruputnya agar puasa tetap lancar, tubuh terjaga, dan fokus tetap prima sepanjang hari.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan termasuk hidrasi yang cukup, ukuran porsi, dan jenis kopi yang dikonsumsi. 

Dengan memperhatikan hal ini, kopi dapat menjadi sumber energi, meningkatkan fokus, dan menjaga mood tetap stabil, terutama saat menjalani hari-hari puasa yang panjang.

Kapan Waktu Tepat Minum Kopi Selama Ramadan?

1. Saat Sahur
 
Minum kopi saat sahur bisa membantu meningkatkan kewaspadaan dan energi sepanjang hari, namun ada beberapa pertimbangan penting:

Risiko Dehidrasi: Kafein memiliki efek diuretik yang dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.

Gangguan Tidur: Bagi mereka yang bangun dini hari untuk sahur, konsumsi kopi berlebihan bisa mengganggu kualitas tidur sebelum waktu subuh.

Asam Lambung: Konsumsi kopi saat perut kosong dapat memicu naiknya asam lambung, terutama bagi yang memiliki riwayat maag.

Tips: Jika ingin tetap minum kopi, pilih secangkir kecil kopi seduh ringan, padukan dengan air putih yang cukup dan makanan kaya cairan seperti buah-buahan atau yogurt untuk mencegah dehidrasi.

2. Setelah Berbuka Puasa (Iftar)

Waktu setelah berbuka adalah momen penting bagi tubuh untuk rehidrasi dan pemulihan energi.

Tunggu Sebentar: Disarankan menunggu 30-60 menit setelah berbuka sebelum meminum kopi.

Mulai Perlahan: Pilih kopi tanpa kafein atau setengah kafein agar tubuh beradaptasi secara bertahap.

Padukan dengan Makanan: Konsumsi kopi bersama makanan ringan yang mengandung protein dapat membantu mencegah naiknya asam lambung dan menjaga kenyamanan pencernaan.

Minum kopi terlalu cepat setelah berbuka bisa meningkatkan produksi asam lambung dan efek diuretik, sehingga hidrasi optimal harus diprioritaskan terlebih dahulu dengan air putih.

3. Setelah Sholat Tarawih

Banyak orang menilai waktu setelah sholat Tarawih sebagai momen ideal menikmati kopi.

Kelebihan: Tidak mengganggu hidrasi dan memberi energi tambahan.

Perhatian Waktu: Hindari minum kopi terlalu larut malam agar kualitas tidur tetap terjaga.

Alternatif: Bagi yang sensitif terhadap kafein, pilih kopi tanpa kafein atau secangkir kecil saja.

Kopi Arabika Bisa Jadi Pilihan Minum Kopi saat Puasa Ramadan

Puasa Ramadan tidak hanya menuntut ketahanan fisik dalam menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menuntut keseimbangan energi dan fokus mental sepanjang hari. 

Banyak orang mungkin merasakan lelah, sulit berkonsentrasi, atau bahkan mengalami sakit kepala akibat perubahan pola makan dan hidrasi yang tiba-tiba. 

Oleh karena itu, memilih minuman yang tepat menjadi kunci untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

Tips mengonsumsi kopi Arabika selama Ramadan:

Gunakan seduhan yang ringan hingga sedang agar efek kafein tetap stabil dan tidak menimbulkan stimulasi berlebihan.

Kombinasikan dengan air putih atau makanan kaya cairan untuk menjaga hidrasi tubuh tetap optimal.

Batasi tambahan gula atau susu agar manfaat antioksidan dan kandungan kafeinnya tetap maksimal.

Pilih kopi Arabika single origin jika ingin merasakan rasa yang lebih halus dan aroma yang menenangkan, sehingga pengalaman minum kopi menjadi lebih menyenangkan dan mendukung relaksasi mental.

Manfaat Kopi Selama Ramadan

Kopi bukan sekadar minuman nikmat; jika dikonsumsi secara bijak, kopi dapat memberikan beberapa manfaat penting:

Meningkatkan Fokus dan Energi: Membantu stimulasi pikiran dan menjaga konsentrasi setelah seharian berpuasa.

Merangsang Metabolisme: Kafein dapat membantu pencernaan dan metabolisme tubuh.

Memperbaiki Mood dan Mengurangi Sakit Kepala: Efek kafein dapat membantu mengurangi kelelahan dan sakit kepala akibat kekurangan kafein.

Mendukung Pencernaan: Konsumsi kopi secukupnya setelah sahur dapat merangsang pergerakan usus.

Sumber Antioksidan: Kopi mengandung senyawa yang melindungi tubuh dari inflamasi dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

Dampak Negatif Minum Kopi Saat Sahur

Mengutip dari Baznas.go.id, meski ada manfaatnya, konsumsi kopi saat sahur juga memiliki potensi efek samping jika tidak diperhatikan:

Dehidrasi: Efek diuretik kafein dapat membuat tubuh kekurangan cairan saat berpuasa.

Naiknya Asam Lambung: Bagi penderita maag, kopi dapat memicu gangguan pencernaan.

Gangguan Tidur: Kafein dapat tetap aktif di tubuh beberapa jam sehingga mengganggu kualitas tidur.

Meningkatkan Detak Jantung: Dapat menimbulkan kecemasan atau ketegangan bagi beberapa orang.

Ketergantungan Kafein: Kebiasaan minum kopi saat sahur bisa membuat tubuh terbiasa dan menimbulkan gejala fisik saat berhenti.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Catat, Ini Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa Ramadan, Lengkap dengan Tipsnya

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved