Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 1447 H

Andi Muh Akhyar Satu-satunya Putra Soppeng Ikut Pantau Hilal di Observatorium Tumair Arab Saudi

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Mahkamah Agung mengumumkan jatuhnya 1 Ramadhan 1447 H

Editor: Edi Sumardi
Tribun-timur.com/DOK PRIBADI
PANTAU HILAL - Andi Muh Akhyar, mahasiswa program Doktor Astronomi di King Abdulaziz University, Jeddah, di sela pemantauan hilal di Observatorium Tumair di Tumair, Kegubernuran Al-Majma'ah, Riyadh, Arab Saudi, Selasa (17/2/2026). Dia satu-satunya putra Soppeng ikut memantau hilal di Observatorium Tumair. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Umat Islam di Arab Saudi memulai puasa Ramadhan, Rabu (18/1/2026) hari ini.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Mahkamah Agung mengumumkan jatuhnya 1 Ramadhan 1447 H, Selasa (17/2/2026) kemarin.

Keputusan dimulainya puasa Ramadhan diambil  setelah bulan sabit yang menandai awal bulan telah terlihat.

"Setelah adanya laporan keterlihatan hilal di Observatorium Tumair, Arab Saudi. Tiga menit setelah terbenamnya Matahari, Mutaib Al-Barghash (Ketua Observatorium Tumair) mengaku berhasil melihat hilal dan diikuti dengan sahutan 'Allahuakbar' oleh peserta yang hadir," kata Andi Muh Akhyar (23), salah satu peserta kegiatan rukyatul hilal di Observatorium Tumair kepada Tribun-Timur.com, Rabu hari ini.

"Kondisi langit dan ufuk barat kota Tumair saat itu cerah, tanpa awan dan aerosolnya cuma 0.08 AOD (Aerosol Optical Depth). Matahari terbenam pada pukul 17.50 waktu setempat," katanya lebih lanjut.

Baca juga: Fakta-fakta Gerhana Bulan Sebagian atau Parsial 19 November: Tempat Melihat, Durasi, Shalat Gerhana

Akhyar mengaku dirinya menjadi satu-satunya dari Indonesia ikut mengamati hilal di Observatorium Tumair di Tumair, Kegubernuran Al-Majma'ah, Riyadh, Arab Saudi.

Akhyar merupakan putra kelahiran Soppeng, Sulawesi Selatan, Selasa, 24 April 1990 atau 29 Ramadan 1410 Hijriah.

Dia berada di Arab Saudi guna menempuh pendidikan Doktor Astronomi di King Abdulaziz University, Jeddah.

Baca juga: Putra Soppeng Sulsel Presentasikan Astronomi Islam di Hadapan Astronaut Rayyanah Barnawi

Selain mahasiswa S3, dia juga juga berprofesi sebagai dosen Jurusan Fisika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Gorontalo sejak Mei 2022.

Sebelum lanjut S3 di Jeddah, dia menyelesaikan program magisternya di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Gelar sarjana diselesaikan di Universitas Negeri Makassar.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved