Harga BBM Naik
Harga Pertamax Melejit Rp16.650, Antrean Pertalite di SPBU Rubae Pinrang Mengular
Jalur pengisian jenis Pertalite dan Solar dilaporkan mengalami peningkatan volume kendaraan hari ini di Pinrang.
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Alfian
"Sekarang ini kebanyakan lari lagi ke Pertalite karena mungkin menyesuaikan harga masyarakat," imbuh Bram.
Dampak naiknya harga juga dirasakan langsung oleh seorang pengendara roda empat, Heri.
Heri mengaku terkejut dan belum mengetahui informasi resmi penyesuaian tarif Pertamax tersebut.
"Belum Pak, belum," ujar Heri saat mengantre di dalam mobilnya bersama keluarga.
Pria yang hendak menuju Kabupaten Soppeng bersama keluarganya ini lebih memilih bensin jenis Pertalite.
"Jarang-jarang sih pakai Pertamax, Pak. Kebanyakan pakai Pertalite saja," tutur Heri dengan jujur.
Menurut Heri, kenaikan harga komoditas strategis ini sangat membebani masyarakat ekonomi lemah.
"Kalau masyarakat awam seperti kita ini ya pasti merasa menyusahkan," keluh Heri menutup perbincangan.
Pantauan di Lokasi, naiknya Pertamax membuat pengendara roda empat memilih antrian pertalite.
Guna mengantisipasi kemacetan meluber ke jalan raya, pihak SPBU memaksimalkan empat pulau pompa.
Petugas lapangan dikerahkan langsung untuk mengatur tangki kendaraan agar proses pengisian berjalan lancar.
Pengawasan ketat menggunakan sistem kode batang juga diterapkan guna mengantisipasi aksi para pelansir.
Stok harian dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan seluruh warga Pinrang selama satu hari penuh.(*)
| Harga Pertamax Naik, Pengendara Ngeluh Pengeluaran Bertambah |
|
|---|
| Warga Parepare Pilih Antre Pertalite: Sekarang Ngeri Pakai Pertamax |
|
|---|
| Pengendara Makassar Protes Harga Pertamax Naik 32 Persen: Menyusahkan Rakyat! |
|
|---|
| Harga Pertamax Tak Lagi Ramah Kantong, Warga Makassar Beralih ke Pertalite |
|
|---|
| BBM Non-Subsidi Melonjak, Akademisi Prediksi Tekanan pada Keuangan Rumah Tangga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260610-SPBU-Pinrang.jpg)