Kisah Haru Petani Bawang Pinrang Bangkit, Hasil Tanam Diserap Program MBG
Hasil panen 2018 kg bawang merah Anwar (56) langsung diserap dapur MBG di Pinrang
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Ari Maryadi
Sederhana, bahkan mungkin terlihat sepele.
Namun di situlah harapan ditanam.
"Percobaan pertama, kami tanam bibit bawang merah 18 kg dengan kapasitas 7 bedeng. Alhamdulilah, menghasilkan sebanyak 218 kg bawang merah," ucapnya.
Dia menuturkan, hasilnya mengejutkan sekaligus membanggakan.
"Bawang merah yang tumbuh di 7 bedeng ini ternyata bawang merahnya padat, berwarna merah cerah, dan berukuran besar. Sebuah bukti bahwa tanah Pinrang mampu menghasilkan produk yang tidak kalah dari kabupaten lain," tuturnya.
Anwar mengatakan, Korwil, Satgas, dan mitra tidak hanya memberi arahan, tetapi juga turun langsung membantu.
Sumber air disiapkan, bibit disediakan hingga kebutuhan alat disiagakan.
Pak Anwar tidak lagi berjalan sendiri, ia ditemani oleh sistem yang mulai terbentuk.
"Mitra Pak Arifain membantu pengadaan sumber air. Sumur bor ini untuk antisipasi kemarau panjang. Supaya tidak kewalahan mengadakan air untuk penyiraman di kebun. Termasuk juga bibit bawang merah, pupuk, dan plastik mulsa untuk mengamankan gulma-gulma yang membandel di kebun," jawabnya.
Lebih penting lagi, hasil panen itu langsung diserap oleh SPPG Duampanua dan SPPG Watang Sawitto.
Untuk pertama kalinya, rantai pasok itu berputar di dalam daerah sendiri dari petani lokal, untuk kebutuhan lokal.
Bagi Pak Anwar, ini bukan sekadar hasil panen.
Ini adalah kepastian.
"Hasilnya kami jual ke SPPG Pekkabata 02 dan SPPG Macorawalie 05 dan itupun masih butuh. Sementara yang kami punya itu terbatas. Sekarang kami tahu, apa yang kami tanam ada yang menunggu," ucapnya dengan rasa syukur.
Keberhasilan tujuh bedeng itu kini menjadi awal dari langkah yang lebih besar.
| Rutan Pinrang Mendadak Dikepung Polisi dan TNI, Ada Apa? |
|
|---|
| Kisah Rehan Pengagum BJ Habibie Sukses Temukan Celah Keamanan Situs NASA |
|
|---|
| Diburu karena Kasus Pencurian, 7 Pemuda Pinrang Ditangkap Saat Pesta Sabu |
|
|---|
| Respon Kenaikan Harga Aspal Pemkab Pinrang Alihkan Pembangunan Jalan Pakai Beton |
|
|---|
| Disdik Pinrang Segera Sidak Rokok Elektrik atau Vape di Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260509-Anwar-56-petani-bawang-merah.jpg)