Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Puting Beliung di Pinrang

53 Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Pinrang Dapat Bantuan Perbaikan Rumah Total Rp 216 Juta

Rumah 53 warga Pinrang Sulsel porak-poranda setelah diterjang angin puting beliung, Minggu (14/12/2025).

Tayang:
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Sakinah Sudin
Tribun-Timur.com/ Rachmat Ariadi
BANTU KORBAN BENCANA - Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid menyerahkan bantuan tunai perbaikan rumah kepada 53 warga terdampak angin puting beliung, Rabu (17/12/2025). Total bantuan Rp 216 juta. 

Sementara itu salah seorang warga terdampak, Fitriani mengatakan bantuan ini sedikit membantu keluarganya untuk memperbaiki rumahnya yang roboh akibat terjangan angin puting beliung.

"Alhamdulillah disyukuri, ini membantu sekali. Terima kasih atas perhatian pemerintah," ucapnya.

Fitriani mengungkap kondisi rumahnya saat ini sudah tidak layak lagi untuk dihuni.

Kayu penopang rumah semuanya patah akibat terjangan angin.

"Harus dikasi berdiri ulang, patah semua kayunya. Seng (atap) terbuka semua," ujarnya.

3 Desa Dihantam Angin Puting Beliung

Diberitakan sebelumnya, tiga desa dihantam angin puting beliung di Kecamatan Lanrisang, Pinrang, Minggu (14/12/2025).

Tiga desa itu Desa Padaelo, Kessie dan Jampue.

Dari data BPBD Pinrang, sebanyak 53  rumah warga rusak parah akibat bencana hidrometeorologi itu.

Tak hanya rumah warga yang terdampak, angin puting beliung juga memporak-porandakan dua gedung sekolah yakni TK dan SD Muhammadiya Jampue.

Dari pantauan Tribun-Timur.com, kedua sekolah itu berada dalam satu kompleks Muhammadiyah.

Gedung TK Muhammadiyah Jampue tampak porak-poranda.

Bagian atap sekolah rusak parah dan hanya menyisakan kerangka kayu.

Sehingga air hujan langsung masuk ke dalam gedung.

Sejumlah buku, alat peraga pembelajaran, hingga rapor siswa terlihat basah terkena air hujan.

Di kompleks yang sama, SD Muhammadiyah Jampue juga rusak. Kaca jendela kelas pecah.

Sementara beberapa ruang kelas terendam air akibat atap bocor usai dihantam angin puting beliung.

Atas kondisi itu, pihak sekolah terpaksa meliburkan siswanya sementara waktu. (*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved