Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Baru Rp8 M, Perumda Parkir Makassar Cari Strategi Kejar Target Pendapatan Rp23 M

Jajaran direksi optimistis target pendapatan tahunan tetap bisa tercapai melalui sejumlah strategi yang mulai dijalankan

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Siti Aminah
DIREKSI PARKIR - Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya Adi Rasyid Ali dan jajasan diwawancara di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (15/6/2026).Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengejar target pendapatan. 

Ringkasan Berita:
  • Angka Rp8 miliar masih sekitar sepertiga dari target pendapatan perusahaan yang dipatok sebesar Rp23 miliar hingga akhir tahun
  • Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengejar target tersebut

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya baru membukukan pendapatan Rp8 miliar hingga akhir Mei 2026.

Angka tersebut masih sekitar sepertiga dari target pendapatan perusahaan yang dipatok sebesar Rp23 miliar hingga akhir tahun.

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengejar target tersebut.

"Pendapatan kita sampai bulan Mei ini Rp8 miliar," ujarnya diwawancara di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (15/6/2026).

Pada wawancara tersebut, ARA- sapaannya didampingi Direktur Operasional Andi Ryan Adrianto, Direktur Umum Sahruddin Said, dan Direktur Keuangan Syafri Hafid.

Mereka baru saja melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

Jajaran direksi optimistis target pendapatan tahunan tetap bisa tercapai melalui sejumlah strategi yang mulai dijalankan.

"Target pendapatan tahun ini Rp23 miliar," katanya.

Adi Rasyid Ali memaparkan sejumlah potensi pendapatan yang dinilai belum tergarap maksimal.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan Ramayana yang hingga kini belum dapat dikelola oleh Perumda Parkir.

"Potensi pendapatan lain ada Ramayana. Cuma Ramayana ini pasumnya belum diserahkan," ujarnya.

Menurut dia, kawasan tersebut memiliki potensi penerimaan yang cukup besar jika pengelolaannya sudah dapat dilakukan oleh pemerintah kota melalui Perumda Parkir.

"Itu fasum sudah sekitar 30 tahun. Harusnya setelah 10 tahun sudah diserahkan ke pemerintah kota, tapi masih dikuasai oleh pihak mereka," katanya.

Selain Ramayana, Perumda Parkir juga membidik optimalisasi sejumlah kantong parkir yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved