Musisi Lintas Generasi Makassar Konser Amal untuk Kesembuhan ‘Om Khettol’
Untuk dukungan moral kepada Anto Khettol atau Om Khettol, musisi senior yang selama puluhan tahun
TRIBUN-TIMUR.COM - Di tengah dinamika industri musik yang terus berubah, ikatan persaudaraan di kalangan musisi Makassar tetap terjaga. Semangat itulah yang melatarbelakangi penyelenggaraan “Malam Peduli Sahabat – Special for Om Anto Khettol”, sebuah panggung amal dan solidaritas yang digelar di Hometown Kopizone, Makassar, Sulsel, Ahad atau Minggu (7/6/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para musisi lintas generasi untuk menyampaikan dukungan moral kepada Anto Khettol atau Om Khettol, musisi senior yang selama puluhan tahun dikenal mewarnai perkembangan musik rock di Makassar dan kini tengah menjalani masa pemulihan pascaoperasi.
Sejumlah kelompok musik dan musisi lokal dijadwalkan tampil dalam acara itu. Mereka akan membawakan berbagai lagu rock klasik era 1980-an dan 1990-an yang selama ini identik dengan perjalanan bermusik Om Khettol.
Koordinator kegiatan, Alauddin Latief atau Athonk, mengatakan, acara tersebut lahir dari kesadaran bahwa komunitas musik tidak hanya dipersatukan oleh karya dan panggung pertunjukan, tetapi juga oleh kepedulian terhadap sesama.
“Ini adalah bentuk dukungan dan penghormatan kami kepada Om Khettol sebagai salah satu musisi senior yang telah menjadi bagian dari perjalanan musik di Makassar. Kami ingin memberikan semangat agar beliau segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga besar musisi,” kata Athonk, dalam siaran pers.
Menurut dia, momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ekosistem musik lokal dibangun melalui hubungan yang erat antarpelaku seni.
Kehadiran para musisi dalam satu panggung dinilai bukan sekadar untuk menghibur, melainkan juga memperkuat jejaring persaudaraan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Band yang akan tampil antara lain Lima Band, Route 66, STHUL-Q, JPL, Sugar Daddy, Protoel, serta MMC feat Mr X.
Mereka akan menyuguhkan repertoar musik classic rock, blues rock, hingga hard rock, termasuk lagu-lagu dari sejumlah grup legendaris dunia seperti The Beatles, Procol Harum, Rolling Stones, Guns N’ Roses, Queen, dan Led Zeppelin.
Bagi komunitas musik Makassar, malam itu bukan sekadar pertunjukan. Acara tersebut menjadi simbol bahwa di balik sorotan lampu panggung dan dentuman musik, terdapat nilai-nilai kebersamaan yang terus hidup.
“Persahabatan di antara musisi tidak berhenti saat pertunjukan selesai. Ketika ada sahabat yang membutuhkan dukungan, kami hadir bersama. Itulah semangat yang ingin kami tunjukkan melalui kegiatan ini,” ujar Athonk.
Para musisi berharap doa dan dukungan yang mengalir dari rekan-rekan seprofesi maupun masyarakat dapat menjadi penyemangat bagi Om Khettol untuk segera pulih dan kembali berkarya di dunia musik yang telah membesarkan namanya.(*)
| SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Tamatkan 81 Siswa dengan Prestasi Gemilang |
|
|---|
| Satu Jemaah Haji Kloter 8 Belum Pulang ke Tanah Air, Masih Dirawat di Rumah Sakit Makkah |
|
|---|
| Ribuan Warga Ikut Jalan Santai Milad FK UMI, Pelatihan BHD Jadi Magnet Peserta |
|
|---|
| Kenakan Baju Turung Haji, Hj Hamdana Tampil Anggun dan Perkenalkan Budaya Sulsel |
|
|---|
| Ketua LPM Laikang Tekankan Pentingnya Sinergi Warga dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Konser-spesial-om-kethol.jpg)