Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pangkep

Anggaran Dipangkas Pusat, Perbaikan 385 Km Jalan Rusak di Pangkep Bertahap

Pada 2026 anggaran fisik Bina Marga untuk penanganan jalan di Pangkep sebesar Rp23,7 miliar, termasuk DAK sebesar Rp9,5 miliar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sakinah Sudin
Dok. Warga
JALAN RUSAK PANGKEP - Kondisi jalan rusak di ruas Ujungloe–Matojeng, Kabupaten Pangkep, dengan lubang menganga dan aspal terkelupas yang membahayakan pengendara, Selasa (24/2/2026). Ruas jalan ini direncanakan masuk program perbaikan tahun 2026. 

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih dalam tahap perencanaan.

Setelah rampung, proyek akan masuk proses lelang dengan target pekerjaan fisik dimulai sekitar Maret hingga April 2026.

“Kami imbau masyarakat untuk bersabar. InsyaAllah semua lubang, terutama di dalam Kota Pangkajene, akan kami tangani, termasuk di luar kota,” katanya.

Andi Irwan menegaskan, pihaknya tidak bisa melakukan perbaikan tanpa melalui proses administrasi yang sesuai karena juga berada dalam pengawasan aparat penegak hukum (APH).

Selain itu, perbaikan di musim hujan dinilai berisiko karena tambalan tidak akan bertahan lama.

Ia mengatakan dengan anggaran terbatas, pihaknya harus memaksimalkan hasil pekerjaan.

Andi Irwan membeberkan ada beberapa faktor penyebab kerusakan jalan di Pangkep, khususnya jalan beraspal.

“Penyebab jalan rusak terutama aspal asalah Air, air, dan air,” ujarnya.

Selain itu, kerusakan juga disebabkan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) atau kelebihan muatan, serta jalan yang seharusnya hanya dilalui kendaraan ringan namun digunakan kendaraan berat.

Faktor lainnya adalah kurangnya perawatan atau pemeliharaan jalan secara berkala.

Ia menambahkan, secara umum umur layanan jalan di Kabupaten Pangkep rata-rata sudah di atas 10 tahun.

Metode pekerjaan lama yang masih menggunakan aspal HRS dengan ketebalan 2,5 hingga 4 sentimeter juga membuat jalan lebih mudah terkelupas setelah melewati umur konstruksi.

Selain itu, terdapat sejumlah jalan tanah baru yang dibangun pemerintah desa dan telah diserahkan menjadi aset pemda sehingga membutuhkan peningkatan struktur agar layak dilalui kendaraan.

"Beban kendaraan di sejumlah titik yang telah melewati umur layanan juga menjadi faktor yang mempercepat kerusakan jalan di Kabupaten Pangkep," tutupnya.

Dikeluhkan Warga

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved