Pesawat ATR Jatuh di Pangkep Maros
Lampu Kepala dan Gerimis dari Gunung Bulusaraung
Jasad diusung menggunakan tandu. Langkah para personel harus ekstra hati-hati. Jalur licin, gelap, dan sempit.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Di tengah medan ekstrem dan cuaca tak menentu, operasi SAR terus berlangsung.
Lereng curam dengan kemiringan tajam serta hujan dan kabut masih menjadi tantangan utama tim di lapangan.
Sementara di kaki gunung, suasana haru tak hanya terasa di jalur pendakian.
Di Desa Tompobulu, warga menggelar dzikir dan doa bersama untuk para korban dan tim SAR.
Dzikir dan doa berlangsung di Masjid Djamami Darussalam, tepat di depan Pos SAR AJU Basarnas Makassar, yang berdiri di pekarangan Kantor Desa Tompobulu—gerbang utama pendakian Gunung Bulusaraung.
Tak hanya jamaah laki-laki, perempuan dan anak-anak turut hadir.
Beberapa personel SAR yang sedang siaga pun ikut bergabung, duduk bersila di antara warga.
Imam rawatib masjid, Ustaz Muh Yunus, memimpin dzikir dengan suara lirih namun khidmat.
Rangkaian tasbih, tahmid, dan takbir mengalun, diikuti doa untuk keselamatan para korban dan kelancaran operasi SAR.
“Selanjutnya mari kita berdoa bersama untuk para korban dan tim SAR yang berjuang agar diberi kelancaran,” kata Ustaz Yunus.
Dzikir dan doa bersama itu turut dihadiri sejumlah pejabat TNI-Polri dan Basarnas.
Mereka duduk berdampingan dengan warga, melebur dalam harap yang sama.
Asrem Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Abi Kusnianto, mengatakan doa bersama digelar sebagai ikhtiar batin di tengah upaya kemanusiaan yang terus berlangsung.
“Kita bermohon agar diberi kemudahan, kesehatan, dan kelancaran mencari serta mengevakuasi seluruh korban,” ujarnya.
Menurutnya, doa masyarakat menjadi penguat moral bagi seluruh personel yang bertugas di medan berat Gunung Bulusaraung.
Bulusaraung
Gunung Bulusaraung
Jl Gunung Bulusaraung
Taman Nasional Bulusaraung
Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung
| Investigasi Kecelakaan ATR 42-500 PK-THT, Masalah Akurasi GPS dan Alarm ATC tak Bunyi |
|
|---|
| Hasil Investigasi KNKT Pesawat ATR Jatuh: Peringatan 'Terrain Terrain Pull Up' Sebelum Tabrak Gunung |
|
|---|
| Kesaksian Anggota Mapala 45 Pakai Parang Nanjak 5 Meter Lepaskan Black Box ATR 42-500 |
|
|---|
| Kopilot ATR 42-500 Dimakamkan di Gowa |
|
|---|
| Sosok Farhan Gunawan di Mata Keluarga: Ceria, Penyayang, dan Gigih Mengejar Mimpi Jadi Pilot |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260120-Jenazah-Korban-Perempuan-Pesawat-ATR-42-500-Dievakuasi-ke-Puncak-Bulusaraung.jpg)