Pesawat ATR Jatuh di Pangkep Maros
Lampu Kepala dan Gerimis dari Gunung Bulusaraung
Jasad diusung menggunakan tandu. Langkah para personel harus ekstra hati-hati. Jalur licin, gelap, dan sempit.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM - Gerimis turun pelan di lereng Gunung Bulusaraung, Selasa (20/1) malam.
Di jalur keluar pendakian, sorot lampu kepala para personel Search and Rescue (SAR) memantul di tanah basah, membelah gelap yang kian rapat.
Di tengah hujan ringan itulah, jasad satu diantara sepuluh korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 akhirnya tiba di kaki gunung.
Korban perempuan ditemukan pada hari ketiga pencarian tersebut dibawa turun menuju Posko Utama SAR gabungan di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Selasa (20/1) malam.
Jasad diusung menggunakan tandu.
Langkah para personel harus ekstra hati-hati.
Jalur licin, gelap, dan sempit, sementara hujan tak juga berhenti turun.
Beberapa kali sorot lampu kepala diarahkan ke tanah, memastikan pijakan aman.
Di balik jas hujan dan pakaian lapangan yang basah, para personel SAR tetap bergerak dalam senyap, menjaga ritme dan keselamatan.
Tak jauh dari jalur pendakian, sebuah ambulans telah bersiaga.
Begitu tandu tiba di pintu keluar pendakian, jenazah langsung dipindahkan ke dalam kendaraan medis.
Jarak menuju posko utama sekira 100 meter.
Di sana, tim DVI dan petugas medis telah menunggu untuk melakukan penanganan lanjutan sesuai prosedur.
Pesawat ATR 42-500 membawa 10 orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang.
Hingga hari keempat operasi SAR, dua korban telah ditemukan dan dievakuasi, sementara delapan lainnya masih dalam pencarian.
Bulusaraung
Gunung Bulusaraung
Jl Gunung Bulusaraung
Taman Nasional Bulusaraung
Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung
| Investigasi Kecelakaan ATR 42-500 PK-THT, Masalah Akurasi GPS dan Alarm ATC tak Bunyi |
|
|---|
| Hasil Investigasi KNKT Pesawat ATR Jatuh: Peringatan 'Terrain Terrain Pull Up' Sebelum Tabrak Gunung |
|
|---|
| Kesaksian Anggota Mapala 45 Pakai Parang Nanjak 5 Meter Lepaskan Black Box ATR 42-500 |
|
|---|
| Kopilot ATR 42-500 Dimakamkan di Gowa |
|
|---|
| Sosok Farhan Gunawan di Mata Keluarga: Ceria, Penyayang, dan Gigih Mengejar Mimpi Jadi Pilot |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260120-Jenazah-Korban-Perempuan-Pesawat-ATR-42-500-Dievakuasi-ke-Puncak-Bulusaraung.jpg)