Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Tangkap Lagi Pengeroyok Imam Masjid di Palopo

Setelah mengantongi identitas pelaku, penyidik bersama penyidik pembantu langsung melakukan pencarian keberadaan W.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
IMAM MASJID - Personel Polsek Wara, Polres Palopo, Sulawesi Selatan, mengamankan seorang terduga pelaku kasus pengeroyokan terhadap imam masjid, terduga pelaku yang diamankan berinisial W (24). Ia diamankan pada Senin (11/5/2026) setelah penyidik pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus tersebut. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO – Personel Polsek Wara, Polres Palopo, Sulawesi Selatan, kembali mengamankan seorang terduga pelaku kasus pengeroyokan terhadap imam masjid di Kelurahan Benteng, Ahmad (62).

Terduga pelaku diamankan berinisial W (24).

Ia diamankan pada Senin (11/5/2026) setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus tersebut.

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, mengatakan identitas W terungkap setelah saksi diperlihatkan foto terduga pelaku saat proses penyelidikan berlangsung.

“Setelah pemeriksaan terhadap saksi-saksi, kemudian saksi diperlihatkan foto seorang pria berinisial W (24). Para saksi menyebut orang dalam foto merupakan pelaku kekerasan yang terjadi saat itu,” ujar AKP Marsuki kepada Tribun-Timur.com, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 14.36 Wita siang.

Setelah mengantongi identitas pelaku, penyidik bersama penyidik pembantu langsung pencarian keberadaan W.

Polisi juga pendekatan persuasif kepada pihak keluarga.

“Penyidik kemudian mencari keberadaan pelaku dan melakukan langkah persuasif terhadap pihak keluarga. Sehingga keluarga dari pelaku akhirnya menyerahkan W ke Mako Polsek Wara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” lanjut Marsuki.

Sebelumnya, sambung Marsuki, polisi juga telah mengamankan seorang perempuan berinisial S.

Ia diduga turut terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap imam masjid tersebut.

Marsuki menegaskan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mendalami peran masing-masing pihak yang diduga terlibat.

“Kasus ini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. Kami akan mendalami seluruh keterangan saksi maupun pihak-pihak yang diamankan guna mengungkap secara jelas peristiwa yang terjadi,” bebernya.

Polres Palopo turut mengimbau masyarakat agar tetap mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Ahmad (62), seorang imam masjid di Kota Palopo, buka suara terkait insiden pengeroyokan brutal yang menimpanya.

Ahmad membantah narasi yang beredar di media sosial bahwa dirinya melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved