Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cegah Bentrok Susulan, Polisi Amankan Sejumlah Pemuda Buntu Datu dan Batu Walenrang Palopo Sulsel

Operasi di Jalan Dr Ratulangi, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo, yang selama ini menjadi lokasi tawuran antarkelompok pemuda.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Sakinah Sudin
Humas Polres Palopo
TAWURAN ANTARKELOMPOK - Kolase potret remaja serta barang bukti yang diamankan Polres Palopo terkait aksi tawuran antarkelompok pemuda di Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Selasa (24/2/2026) malam. Mereka diamankan saat operasi Cipta Kondisi di Kota Palopo. 

Selain penegakan hukum, pendekatan persuasif dan pembinaan juga akan diutamakan, khususnya terhadap anak-anak yang masih berusia di bawah 18 tahun.

Sahrir mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari.

Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mencegah keterlibatan remaja dalam aksi tawuran maupun tindak kriminal lainnya.

“Kami berharap orang tua lebih peduli dan aktif mengawasi pergaulan anak-anaknya," ujar Iptu Sahrir sembari tersenyum.

"Jangan sampai mereka terjerumus dalam pergaulan yang salah dan merugikan masa depan mereka sendiri,” imbuhnya.

Pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli rutin serta menjalin koordinasi dengan tokoh masyarakat dan perangkat kelurahan guna mencegah terjadinya konflik serupa di kemudian hari.

Warga Lega

Seorang warga Kelurahan Buntu Datu yang enggan disebutkan namanya mengaku lega dengan adanya operasi tersebut.

Menurutnya, aksi tawuran antarkelompok pemuda kerap membuat masyarakat resah, terutama pada malam hari.

“Kalau sudah malam, kami sering khawatir. Anak-anak muda kadang berkumpul sampai larut, lalu terjadi saling lempar atau kejar-kejaran," kata pria berusia 34 tahun ini.

"Suaranya ribut sekali, kami takut ada korban,” ujarnya sembari mengepalkan tangannya.

Ia berharap kegiatan patroli seperti itu dapat terus dilakukan secara rutin agar situasi tetap aman dan kondusif.

Warga juga meminta adanya pembinaan lebih lanjut terhadap para pemuda agar tidak kembali terlibat dalam aksi serupa.

“Kami sebagai orang tua tentu tidak ingin anak-anak di sini terlibat tawuran. Lebih baik mereka diarahkan ke kegiatan olahraga atau kegiatan positif lainnya,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved