Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Permainan Domino

MUI Bolehkan Main Domino, Ansor Palopo: Olahraga Edukatif dan Bermoral

MUI permainan domino diperbolehkan dan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat.

Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Ansar
Tribun-Timur.com
PERMAINAN DOMINO - Ketua PC GP Ansor Palopo, Akbar Sabani. Akbar menyampaikan pihaknya menyambut baik keputusan MUI dan mendukung langkah PORDI menjadikan domino sebagai olahraga rakyat yang sehat serta berdaya edukatif. (sumber: Akbar Sabani) 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Permainan kartu domino akan ditetapkan sebagai cabang olahraga baru tingkat nasional.

Keputusan ini disambut positif Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), yang selama ini aktif memperjuangkan agar permainan domino diakui sebagai olahraga resmi.

Hal itu mendapat dukungan penting dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pada 22 Oktober 2025, MUI mengeluarkan surat keterangan resmi, menyatakan permainan domino diperbolehkan dan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat.

“Pada dasarnya diperbolehkan bermain domino untuk hiburan dan mengisi kesenggangan, bahkan untuk mempererat pertemanan, dengan ketentuan tidak menyia-nyiakan waktu, tidak mengandung unsur perjudian, tidak meminum minuman keras serta tidak melalaikan kewajiban syariat,” tulis surat keterangan yang ditandatangani Dewan Pimpinan MUI, Arif Fahrudin.

Baca juga: 5 Fatwa MUI Soal Permainan Domino

Baca juga: MUI Sebut Domino Tidak Haram, Tokoh Agama Sinjai: Mengasah Otak Sama Seperti Catur Saya Sepakat

Dukungan juga datang dari Ketua PC GP Ansor Palopo, Akbar Sabani.

Akbar menyampaikan pihaknya menyambut baik keputusan MUI dan mendukung langkah PORDI menjadikan domino sebagai olahraga rakyat yang sehat serta berdaya edukatif.

"GP Ansor menyambut positif MUI yang menyatakan permainan domino dalam naungan PB PORDI tidak mengandung unsur perjudian, selama dijalankan secara sportif dan tanpa taruhan," ujar Akbar Sabani, Kamis (30/10/2025).

"GP Ansor mendukung upaya menjadikan domino sebagai olahraga rakyat yang sehat, edukatif, serta mampu mempererat kebersamaan dan kebhinekaan bangsa,” lanjut dia.

Akbar juga menekankan pentingnya menjaga moral dan nilai-nilai keagamaan dalam permainan domino.

“Kami menegaskan setiap bentuk penyimpangan seperti praktik judi, minuman keras, dan narkotika harus ditolak keras," kata dia.

"Seiring dengan penerapan kebijakan ini, juga perlu memperhatikan nilai-nilai moral, agama, dan kearifan lokal di setiap daerah agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap domino dapat menjadi ajang hiburan sekaligus kompetisi yang sehat di tengah masyarakat.

“Semoga olahraga domino menjadi wadah hiburan dan kompetisi yang sehat, memperkuat persaudaraan tanpa melanggar nilai agama dan hukum,” harapnya.

Sementara itu, Rustam, salah seorang warga Palopo, turut mengapresiasi keputusan tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved