Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran di Palopo

Warung Dekat RSUD Sawerigading Palopo Kebakaran, Pasien Sempat Berhamburan Keluar

Beberapa warga dan pengunjung rumah sakit sempat berhamburan keluar karena khawatir api menjalar ke gedung rum sakit.

Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Alfian
Instagram/ @palopo_info
KEBAKARAN DI PALOPO - Sebuah warung di sekitar RSUD Sawerigading Palopo terbakar pada Senin (20/10/2025) malam. Tak ada korban jiwa, tapi kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah perlengkapan memasak dan sebuah hp. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Kebakaran di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, gegerkan warga pada Senin (20/10/2025) malam.

Kepulan asap disertai kobaran api yang terlihat di tepi jalan membuat warga sempat mengira rumah sakit itu terbakar. Setelah diselidiki, sumber api ternyata berasal dari sebuah warung milik warga bernama Ma Norri.

Warung itu berada tak jauh dari area rumah sakit, tepatnya di Jalan RSUD Sawerigading, Kelurahan Tobulung, Kecamatan Bara.

Beberapa warga dan pengunjung rumah sakit sempat berhamburan keluar karena khawatir api menjalar ke gedung rum sakit.

“Awalnya kami kira yang terbakar itu rumah sakit, karena api kelihatan besar dari depan. Tapi ternyata cuma gardu jualan,” ujar Ridwan, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo, Rachmad mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari seorang warga bernama Abdul Kadir sekitar pukul 22.01 Wita.

Baca juga: 9 Bulan Kebakaran di Palopo Capai 44 Kasus, Kerugian Rp 1,3 Miliar

Mendapat laporan itu, petugas segera mengerahkan satu unit armada dari sektor utara ke lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menurunkan armada ke lokasi dan melakukan pemadaman. Petugas tiba sekitar lima menit setelah laporan masuk,” kata Rachmad, Selasa (21/10/2025). 

Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 22.10 Wita dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.43 Wita.

“Petugas berhasil mencegah api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi, termasuk area rumah sakit yang cukup dekat,” ujar Rachmad.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

Meski nilai kerugian belum dapat ditaksir, Rachmad menyebut peristiwa tersebut tergolong kebakaran ringan. 

“Kebakaran itu menghanguskan satu set kompor, peralatan dapur, dua rice cooker, satu telepon genggam, serta etalase jualan,” tuturnya.

Ia mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan peralatan masak dan sambungan listrik di malam hari.

“Pastikan semua peralatan dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Kebanyakan kasus seperti ini terjadi akibat kelalaian kecil,” tutupnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved