Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Palopo

Setelah Makassar, Warga Temukan Granat Nanas Diduga Aktif di TPU Lebang Palopo

Warga Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan benda yang diduga granat nanas

Tribun-timur.com/Andi Bunayya Nandini
PENEMUAN BOM - Suasana di lokasi penemuan benda diduga granat nanas di TPU Lebang, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026). Benda tersebut ditemukan saat warga membersihkan area pemakaman. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Warga Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan benda yang diduga granat nanas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lebang, Sabtu (4/4/2026) pagi.

Benda mencurigakan tersebut ditemukan saat warga tengah melakukan kerja bakti membersihkan area pemakaman.

Kegiatan kerja bakti itu dilakukan untuk merapikan area kuburan yang sebelumnya dipenuhi semak dan pepohonan.

Saat proses pembersihan berlangsung, warga menemukan benda yang bentuknya menyerupai granat.

Pantauan Tribun-Timur.com, sejumlah warga masih memadati lokasi penemuan tersebut hingga sore hari.

Mereka datang untuk melihat secara langsung dari kejauhan benda yang diduga granat nanas itu.

Baca juga: Heboh Granat Aktif di Pekarangan BPN Makassar, Diledakkan di Tanjung Bunga

Namun, warga tetap menjaga jarak karena khawatir benda tersebut berbahaya.

Salah seorang warga, Jufri, mengungkapkan awalnya benda tersebut dikira hanya mainan.

“Tadi kami sedang kerja bakti, bersih-bersih kuburan sambil membakar kayu. Kami melihat benda seperti granat mainan,” ujar Jufri saat ditemui di TKP.

Setelah menyadari kejanggalan, Jufri segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

“Setelah itu saya melapor ke pihak kepolisian, dan ternyata memang diduga granat aktif,” lanjutnya.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kelurahan dan diteruskan ke aparat berwenang.

Tak lama berselang, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah warga mendekat dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Jufri menduga benda tersebut sebelumnya tertimbun di dalam tanah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved