Salam Tribun Timur
Pesta Ekonomi Rakyat 2026
Piala Dunia memang selalu punya sihirnya sendiri. Ia sanggup membuat orang tidur subuh demi satu pertandingan.
Warkop hidup.
Penjual kopi bergerak.
UMKM makanan ringan mendapat pembeli tambahan.
Hotel menyiapkan paket menginap sekaligus nobar.
Bahkan pusat kuliner bisa ikut bergairah hanya karena satu pertandingan berlangsung tengah malam.
Dalam bahasa ekonomi, ini disebut multiplier effect.
Dalam bahasa warga “ada rezeki tambahan.”
Komunitas, RT/RW, UMKM, hingga kegiatan sosial diberi izin gratis nobar Pildun 2026 selama non-komersial.
Ini penting agar masyarakat bisa menikmati euforia sepak bola tanpa dibayang-bayangi persoalan hak siar.
Tetapi ada satu catatan penting.
Euforia jangan sampai berubah menjadi euforia tanpa tertib.
Makassar dan banyak daerah di Sulsel punya pengalaman panjang: nobar besar kadang berakhir pada keributan kecil.
Jalanan macet.
Sampah berserakan.
Suporter berlebihan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260604-Ini-Syarat-RTRW-di-Sulsel-Bisa-Nobar-Gratis-Piala-Dunia-2026.jpg)