Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sepotong Daging, Segunung Cemas

Opini Salman Ahmad tentang fenomena kecemasan manusia modern saat menikmati daging kurban Iduladha.

Tayang:
Tribun-timur.com
TRIBUN OPINI - Salman Ahmad. Penulis opini Tribun Timur. 

Makan secukupnya adalah hikmah. Terlalu takut, terhadap setiap makanan justru dapat membuat manusia kehilangan kegembiraan hidup, dan minus rasa syukur atas nikmat yang tersedia.

Mungkin sesungguhnya masalah terbesar manusia modern bukan kurangnya makanan sehat, tetapi hilangnya hubungan yang wajar dengan makanan itu sendiri. Kita makan sambil takut, hidup sambil cemas, dan menikmati karunia dengan rasa bersalah.

Padahal Tuhan tidak menciptakan rezeki untuk ditakuti. Ia dihadirkan untuk disyukuri, dinikmati dengan bijak, lalu diubah menjadi tenaga untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Mari nikmati daging di hari-hari tasyrik, dengan penuh kebahagiaan, kegembiraan dan juga rasa Syukur. Tentu saja jangan berlebihan.

Bacalah; “Bismillahi al laziy la yadhurru, ma’a ismihi syay-un fil ardhi wa laa fis sama’I wa huas-sami’ul ‘alim”. Lalu ucap bismillah dengan penuh kesyukuran. Semoga semua itu memberian pengaruh kuat bagi tubuh, demi melaksanakan ketaatan kepada-Nya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved