Refleksi Ramadan
Rahasia Kekuatan Salat Lail Ramadan
Jangankan salat tahajjud, salat-salat lain yang dilakukan di malam hari itu juga amat penting artinya.
Pengarang buku-buku yang berjilid-jilid ini menyelesaikan banyak bukunya di malam hari.
Para sufi banyak sekali mengaku banyak sekali memberikan pengakuan kalau dirinya memperoleh prestasi spiritual di malam hari.
Dalam sejarah Islam, prestasi puncak banyak terjadi di malam hari, seperti awal turunya Alquran, Isra’ Mi’raj dan Lailatul Qadr.
Malam hari seolah-olah jarak antara hamba dengan Tuhan begitu dekat.
Dimalam hari yang aktif lebih dominan ialah energi batin sehingga lebih mudah kita untuk khusyuk.
Mungkin itulah sebabnya mengapa shalat, baik fardhu maupun sunnah, lebih banyak disyariatkan di malam hari, seperti shalat Magrib, Isya, Tarawih, Lail, Tahajjud, Witir, Fajr, Subuh, dan salat-salat sunah lainnya.
Sedangkan di siang hari hanya ada salat dhuhur dan ashar.
Salat tahajud dilakukan ketika semua orang asyik dengan tidurnya, sementara ada segelintir hamba-Nya tersungkur di atas sajadah di tengah kesunyian malam.
Antara yang menyembah dan yang disembah terjalin begitu akrab.
Terkadang terasa antara sang pencinta dan Yang Dicintai larut dalam kehangatan cinta.
Sesekali air mata haru kerinduan membasahi sajadah.
Sekonyong-konyong kadang terdengar bisikan: "Wahai pemilik jiwa yang haru, kembalilah ke pangkuan Tuhanmu dengan ridha dan diridhai-Nya.
Bergabunglah dengan para kekasihku yang lain, masuk ke dalam surga-Ku." (Q.S. al-Fajr/89:27:30).
Hati siapa yang tak akan luluh, jiwa mana yang takkah hanyut mendengar panggilan mesra dari Sang Pencinta? Perjumpaan dua sosok yang saling mencintai dikeheningan malam yang sepi akan melahirkan power yang luar biasa.
Kegemerlapan dunia menjadi redup, ambisi menjadi tumpul, keangkuhan menjadi sirna.
Neraka sudah tidak membakar, surga tidak diperlukan, doa sudah selesai.
Ambillah semuanya! Aku cukup dengan Tuhanku. Akupun sudah lenyap. Yang ada hanya Dia (La maujud illa Allah).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250715-Menteri-Agama-Nasaruddin-Umar.jpg)