Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Langit Ramadan

Psikopat di Geopolitik

Melanggar norma sosial atau hukum. Dalam kasus ekstrem bisa melakukan kekerasan atau kejahatan.

Tayang:
TRIBUN-TIMUR.COM
LANGIT RAMADAN - M. Qasim Mathar, Guru Besar UIN Alauddin Makassar. 

Oleh: M. Qasim Mathar
Guru Besar UIN Alauddin Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM - Psikopat adalah istilah dalam psikologi untuk menggambarkan orang yang memiliki gangguan kepribadian serius, terutama yang ditandai oleh kurangnya empati, rasa bersalah, dan kepedulian terhadap orang lain.

Dalam ilmu psikologi modern, psikopat biasanya dimasukkan dalam kategori gangguan kepribadian antisosial (Antisocial Personality Disorder/ASPD).

Ciri-ciri utama psikopat:

1. Tidak punya empati. Sulit merasakan penderitaan orang lain.

2. Tidak merasa bersalah, walau menyakiti orang lain, jarang merasa menyesal.

3. Pandai memanipulasi orang, berbohong, menipu, atau memanfaatkan orang lain untuk kepentingannya.

4. Tampak menawan di permukaan. Tampak ramah, pintar bicara, bahkan karismatik.

5. Impulsif dan tidak bertanggung jawab. Sering melakukan tindakan berisiko tanpa memikirkan akibatnya.

6. Melanggar norma sosial atau hukum. Dalam kasus ekstrem bisa melakukan kekerasan atau kejahatan.

Jadi, psikopat adalah orang yang secara kepribadian sangat kurang empati, tidak merasa bersalah, dan cenderung memanipulasi atau menyakiti orang lain tanpa penyesalan.

Perang besar yang melibatkan tokoh-tokoh besar dalam sejarah, bahkan disebut sebagai pemicunya, diduga sebagai pengidap psikopat.

Tokoh-tokoh itu di antaranya ialah: Adolf Hitler, pemimpin Nazi Jerman dalam Perang Dunia II, dengan 70 juta orang tewas dalam Perang Dunia itu.

Ada Joseph Stalin, pemimpin Uni Soviet (1924–1953).

Dalam peristiwa Great Purge (1936–1938), jutaan orang ditangkap dan dieksekusi.

Terjadi pula kelaparan besar (Holodomor).

Korban 10–20 juta orang.

Ada Pol Pot, pemimpin Khmer Rouge di Kamboja.

Melakukan Genosida Kamboja (1975–1979) dengan korban manusia sekitar seperempat populasi Kamboja (1,7 juta jiwa).

Ada Benito Mussolini, diktator Italia yang mengembangkan ideologi fasisme dan bersekutu dengan Hitler dalam Perang Dunia II.

Ada Genghis Khan, pendiri Kekaisaran Mongol.

Melakukan penaklukan besar pada abad ke-13 Masehi.

Korban perang Mongol diperkirakan puluhan juta orang.

Baca juga: Catatan di Kaki Langit Prof Qasim Mathar: Beragama itu Plong!

Ada Napoleon Bonaparte, Kaisar Prancis (1803–1815).

Terjadi Perang Napoleon, dengan korban manusia 3–6 juta orang.

Sekarang, ada perang AS-Israel vs Iran, dan sebelumnya penangkapan presiden di ibukota negara sang presiden, adakah tokoh psikopat bermain di geopolitik dunia saat ini?.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved