Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Bencana, Pancasila dan Bahaya Disintegrasi

Namun realitas memaksa kita untuk jujur bahwa aroma disintegrasi bangsa kembali tercium dari ujung barat negeri. 

Editor: Ansar
Tribun-timur.com
TRIBUN OPINI - La Ode Arwah Rahman Pengajar Pancasila Institut Teknologi BJ Habibie Parepare 

Bencana, Pancasila dan Bahaya Disintegrasi

Oleh: La Ode Arwah Rahman

Pengajar Pancasila Institut Teknologi BJ Habibie Parepare

Sejujurnya, kita ingin menolak pikiran ini sejauh mungkin. 

Namun realitas memaksa kita untuk jujur bahwa aroma disintegrasi bangsa kembali tercium dari ujung barat negeri. 

Dalam beberapa pekan terakhir, simbol-simbol yang pernah diasosiasikan dengan konflik masa lalu kembali menyeruak, beriringan dengan bencana banjir besar di sebagian wilayah. 

Bencana yang semestinya menyatukan empati nasional justru membuka kembali luka lama kebangsaan. 

Ini bukan kebetulan sejarah, melainkan gejala struktural yang berulang.

Ancaman disintegrasi hari ini tidak selalu hadir dalam bentuk pemberontakan atau tuntutan pemisahan wilayah. 

Ia hadir lebih sunyi, lebih dalam, dan karena itu lebih berbahaya, yakni hilangnya kepercayaan rakyat kepada negara. 

Ketika negara tidak lagi dirasakan sebagai pelindung dan penjamin keadilan, maka ikatan kebangsaan perlahan mengendur dari dalam.

Salah satu sumber utama kegelisahan ini adalah kebijakan publik yang semakin kehilangan kepekaan sosial dan kompas moralnya. 

Negara tampak sibuk membangun simbol-simbol kemajuan proyek mercusuar, infrastruktur prestisius, dan citra global, sementara pada saat yang sama sebagian besar rakyat hidup dalam tekanan ekonomi yang mendera. 

Uang negara, termasuk utang atas nama generasi mendatang, digelontorkan untuk proyek-proyek besar (IKN, Woosh dll), sementara kesulitan hidup rakyat dianggap sebagai konsekuensi yang harus diterima.

Di sinilah masalahnya menjadi serius. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved