Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perspektif

Reshuffle Menteri

Tidak akan melakukan penyalahgunaan jabatan. Tidak korupsi dan selalu hati-hati saat menjabat.

Editor: Sudirman
Syamril
OPINI - Syamril Direktur Sekolah Islam Athirah 

Kadang mudah memilih tapi sering juga sulit karena dilematis atau menyangkut banyak pihak.

Pemimpin harus mampu melakukan optimasi dan mitigasi dampak dari keputusan yang akan diambil.

Tugas ketiga dari pemimpin yaitu mengelola pekerjaan (manage task) secara professional. Dampaknya tugas akan selesai, tuntas dan kelar.

Minimal ada dua kompetensi dalam mengelola tugas yaitu business acumen dan strategic execution.

Business acumen yaitu paham dan menguasai bidang kerjanya sehingga dapat merumuskan program kerja dengan tepat.

Strategic execution terkait kemampuan menjalankan, mengeksekusi apa yang direncanakan. Biasanya berhasil merencanakan.

Tapi tidak dapat melaksanakan seluruh rencana karena kurang resources atau faktor leadership dan manajerial. Di sinilah pentingnya kemampuan mengeksekusi.

Tugas keempat dari pemimpin yaitu mampu mengelola tim (manage people).

Minimal ada dua kompetensi yaitu communication and team building. Komunikasi yaitu mampu menyampaikan ide, perintah, negosiasi, mediasi dengan baik.

Kemampuan kedua yaitu team building. Mampu membangun tim yang kompak, sinergi, senasib sepenanggungan, bahu membahu dalam bekerja. Tegar dalam menghadapi segala rintangan.

Semoga Menteri baru yang dipilih Presiden Prabowo adalah orang-orang yang benar, pintar, kelar, dan tegar.

Harapannya mereka dapat bekerja dengan baik untuk mewujudkan janji-janji kampanye Presiden.

Mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur dalam ridha Allah. Jauh dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved