Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Laporan dari Australia

Bertemu Muslimah Pertama Jabat Menteri di Australia

Anne Aly saat ini memegang tiga jabatan sekaligus, yakni Menteri Pembangunan Internasional

Tayang:
Penulis: Domuara D Ambarita | Editor: Edi Sumardi
Tribun-timur.com/Domuara D Ambarita
MUSLIMAH MENTERI - Anggota parlemen Australia merangkap Menteri Pembangunan Internasional, Menteri Usaha Kecil, Menteri Urusan Kemajemukan Dr Anne Aly, mengatakan kerja sama Australia dan Indonesia sangat strategis. Anne Adalah Muslimah pertama menteri di Negeri Kanguru. 

Hubungan Dagang Sedang Menguat

Pengamat hubungan Indonesia-Australia sekaligus Guru Besar Monash Business School, Profesor Edward Buckingham, menilai hubungan ekonomi kedua negara saat ini berada dalam kondisi yang sangat positif.

Menurutnya, kedekatan hubungan politik dan diplomatik berdampak langsung pada peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi.

Ia mencontohkan ekspor pupuk urea Indonesia ke Australia serta peningkatan pasokan LPG Australia ke Indonesia sebagai bentuk saling melengkapi kebutuhan masing-masing negara.

"Hubungan kedua negara saat ini berjalan sangat baik. Itu menciptakan iklim yang positif bagi perdagangan maupun investasi," ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan pakar geopolitik Indo-Pasifik, Profesor Gordon Flake, yang memimpin Perth USAsia Centre di The University of Western Australia.

Menurutnya, hubungan Jakarta dan Canberra sedang menikmati momentum terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Selain kerja sama perdagangan yang semakin kuat, kedua negara juga relatif minim gesekan politik maupun geopolitik.

"Hubungan Australia dan Indonesia saat ini merupakan sesuatu yang sangat penting dan sedang berada dalam fase yang sangat baik," kata Gordon.

Masa Depan Industri Hijau

Kisah rumput laut Indonesia yang diolah menjadi produk bernilai tinggi menunjukkan bagaimana komoditas tradisional dapat masuk ke industri masa depan melalui inovasi teknologi.

Bagi petambak di pesisir Indonesia, peluang tersebut bukan hanya soal tambahan pendapatan.

Lebih dari itu, mereka menjadi bagian dari rantai pasok global yang mendukung pengurangan penggunaan plastik dan pengembangan ekonomi hijau.

Sementara bagi Australia dan Indonesia, kolaborasi semacam ini menjadi contoh nyata bahwa hubungan bilateral tidak hanya dibangun melalui diplomasi politik, tetapi juga melalui inovasi, perdagangan, dan keberlanjutan lingkungan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan dunia terhadap material ramah lingkungan, rumput laut Indonesia berpeluang menjadi salah satu komoditas strategis yang nilainya terus bertumbuh di pasar internasional.(domu d ambarita)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved