Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Laporan dari Australia

Bertemu Muslimah Pertama Jabat Menteri di Australia

Anne Aly saat ini memegang tiga jabatan sekaligus, yakni Menteri Pembangunan Internasional

Tayang:
Penulis: Domuara D Ambarita | Editor: Edi Sumardi
Tribun-timur.com/Domuara D Ambarita
MUSLIMAH MENTERI - Anggota parlemen Australia merangkap Menteri Pembangunan Internasional, Menteri Usaha Kecil, Menteri Urusan Kemajemukan Dr Anne Aly, mengatakan kerja sama Australia dan Indonesia sangat strategis. Anne Adalah Muslimah pertama menteri di Negeri Kanguru. 

Mulai dari kancing pakaian, bingkai kacamata yang lentur, lembaran tekstil, hingga material yang dapat digunakan dalam industri otomotif.

Kepala Komunikasi Uluu, Michelle Wheeler, mengatakan bioplastik berbasis rumput laut menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dibanding plastik konvensional berbahan bakar fosil.

Selain lebih mudah terurai di alam, bahan tersebut juga dinilai memiliki kualitas yang kompetitif dengan harga yang semakin efisien.

Tambahan Penghasilan untuk Petambak

CEO Uluu Indonesia, Dian Kurniawati, menjelaskan bahwa program tersebut memberi peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat pesisir.

Rumput laut dibudidayakan berdampingan dengan usaha tambak ikan atau udang yang selama ini sudah dijalankan petani.

Dalam satu siklus panen sekitar 45 hari, petambak dapat memperoleh tambahan penghasilan sekitar Rp7 juta hingga Rp8 juta dari hasil penjualan rumput laut.

"Jadi mereka tetap memanen ikan atau udang seperti biasa, tetapi pada saat yang sama memperoleh pendapatan tambahan dari rumput laut," kata Dian.

Baca juga: Bandingkan Indonesia, Anak-anak dan Mahasiswa di Australia Jauhi Medsos dan HP

Saat ini Uluu menyerap rata-rata sekitar 10 ton rumput laut dari Indonesia untuk kebutuhan produksinya.

Dari Laut Menjadi Bioplastik

Transformasi rumput laut menjadi bioplastik dilakukan melalui proses bioteknologi yang cukup kompleks.

Rumput laut yang telah dipanen dan dikeringkan terlebih dahulu diolah untuk menghasilkan gula alami.

Gula tersebut kemudian dimanfaatkan mikroorganisme khusus yang menghasilkan senyawa Polyhydroxyalkanoates (PHA), bahan dasar bioplastik yang dapat terurai secara alami.

Selanjutnya, PHA diproses menjadi butiran biopolimer yang dapat digunakan oleh industri manufaktur sebagaimana plastik konvensional.

Dari bahan itulah lahir berbagai produk sehari-hari seperti kancing pakaian, aksesori fesyen, hingga komponen industri yang lebih ramah lingkungan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved