Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jejak Makassar di Jantung Kota Bangkok Thailand

Bagi warga Bangkok, Makkasan dikenal sebagai kawasan transit dan penghubung transportasi. 

Tayang:
Penulis: Rasni | Editor: Waode Nurmin
Tribun-timur.com/Rasni Gani
JEJAK MAKASSAR DI BANGKOK- Rasni Gani, editor tribuntimur berkunjung ke Bangkok untuk menjadi peserta program Indo-Pacific Media Resiliance (IPMR) bertajuk Regional Bootcamp on Media Sustainability diselenggarakan Internews. 

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com dari Bangkok, Thailand

 

TRIBUN-TIMUR.COM - Jika Anda berkunjung ke Bangkok, sebaiknya memanfaatkan trasportasi umum cukup memadai. 

Seperti halnya Jakarta, masyarakat ibukota Thailand ini kerap 'berteman' dengan kemacetan jika menggunakan kendaraan pribadi. 

Saya pun memilih 'satset' kemana-mana dengan transportasi umum seperti kereta layang (BTS), kereta bawah tanah (MRT) atau bus. 

Saya, Rasni Gani, editor tribuntimur berkunjung ke Bangkok untuk menjadi peserta program Indo-Pacific Media Resiliance (IPMR) bertajuk Regional Bootcamp on Media Sustainability diselenggarakan Internews. 

Awak media datang dari enam negara: Indonesia, Sri Lanka, Malaysia, Filipina, Laos, dan tuan rumah Thailand

Di salah satu stasiun yang saya jajaki, satu nama yang cukup familiar bagi orang Sulawesi Selatan "Makkasan".

Nama itu muncul di peta kereta kota, disebut dalam pengumuman stasiun, dan menjadi salah satu titik penting jalur Airport Rail Link Bangkok.

Ya, ini nama salah satu stasiun ARL jalur merah. 

Stasiun ini menjadi salah satu jalur penting yang menghubungkan Bandara Suvarnabhumi dengan pusat kota. 
 
Bagi warga Bangkok, Makkasan dikenal sebagai kawasan transit dan penghubung transportasi. 

Namun bagi orang Makassar, nama itu langsung mengingatkan pada kampung halaman di Sulawesi Selatan

Berjarak beberapa meter dari insiden kereta barang tabrak bus pada 16 Mei lalu, stasiun ini strategis karena menghubungkan kereta layang dengan MRT blue line yang dikenal paling sibuk. 

Salah satu stasiun yang antrean pembelian tiketnya terpanjang.   

Seperti sudah jadi pemandangan biasa, orang-orang datang dan pergi membawa koper, berpindah jalur menuju MRT, atau melanjutkan perjalanan ke berbagai sudut Bangkok.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved