Tak Ada Kata Membosankan Menunggu di Bandara Melbourne
Kaca-kaca besar terpasang, yang membuat penumpang bisa menikmati keindahan alam sekitar bandara Tullamarine, Melbourne.
Sebab, jika dibandingkan dengan bandara internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, fasilitas ini sulit ditemukan.
Di bandara Sultan Hasanuddin, stand jualan ditempatkan di bagian belakang gate keberangkatan.
Calon penumpang tak bisa dengan leluasa menikmati datang dan perginya pesawat yang beroperasi di bandara Sultan Hasanuddin.
"Andai di bandara Sultan Hasanuddin juga begini, tapi mungkin ini ada perbedaan cara pandang yah. Di sini service ke konsumen diutamakan," ucap Kamaruddin Azis, jurnalis Pelakita.id yang ikut dalam rombongan.
Situasi di bandara Tullamarine juga terlihat serupa kala rombongan tiba di Bandara Internasional Kingsford Smith, Sydney, Australia.
Stand-stand jualan dengan kursi dan meja untuk konsumen juga berjajar di dekat jendela kaca bandara.
Ini memperlihatkan jika pemerintah Australia memang konsen dalam pelayanan maksimal untuk penumpang bandara.
Bukan hanya sekadar pelayanan penerbangan yang sepengalaman penulis tak ada delay atau penundaan penerbangan.
Baca juga: Bandingkan di Makassar, Anjing Pun Nyaman di Jalanan Melbourne
Tapi untuk hal yang sederhana termasuk fasilitas makan dan minum juga diperhatikan secara maksimal.
Rombongan jurnalis Makassar berjumlah empat orang berkesempatan melihat aktivitas ini setelah mengikuti workshop perubahan iklim yang diselenggarakan Australia Indonesia Centre (AIC) Monash University.
Jurnalis Makassar bekersempatan berbagi pengalaman dengan jurnalis Australia terkait dengan perkembangan peliputan perubahan iklim.
AIC dan Monash University juga memfasilitasi pertemuan dengan berbagai pihak lainnya membahas isu yang sama.
Mulai dari para peneliti hingga pihak lain yang sedang menggagas formula jurnalisme konstruksi yang disebut sebagai metode peliputan yang cocok untuk menggali isu perubahan iklim.(*)
| Bebas Air Gelas Plastik hingga Transportasi Gratis di Melbourne |
|
|---|
| Bandingkan di Makassar, Anjing Pun Nyaman di Jalanan Melbourne |
|
|---|
| Anjing pun Nyaman di Jalanan Melbourne |
|
|---|
| Sinematografer Australia Ajak Anak Muda Makassar Berkarya Lewat HP |
|
|---|
| Sinopsis 4 Film Diputar di Festival Sinema Australia Indonesia di Makassar Pekan Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260515-Suasana-Bandara-Tullamarine.jpg)