Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bebas Air Gelas Plastik hingga Transportasi Gratis di Melbourne

Selama april-mei 2026 Pemerintah Australia menggratiskan transportasi umum sebagai respon atas krisis energi akibat konflik di Timur Tengah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Alfian | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Alfian
KERETA LISTRIK - Pernumpang kereta listrik Melbourne, Australia, berswafoto, Kamis(14/5/2026). Selama april-mei 2026 Pemerintah Australia menggratiskan transportasi umum sebagai respon atas krisis energi akibat konflik di Timur Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian, dari Melbourne, Australia

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MELBOURNE - Jika Makassar dulunya digaung-gaungka sebagai kota dunia, Melbourne sudah berpredikat The World's Most Livable atau kota paling layak huni di dunia.

Bukan hanya karena fasilitas publik yang memanjakan, tapi Melbourne juga kini beradaptasi dalam budaya ramah lingkungan.

Sebagai warga Kota Makassar, penulis bisa dengan mudah melihat perbedaan setelah beberapa hari berkesempatan berkunjung di Melbourne, Australia.

Di Makassar dan umumnya berbagai wilayah di Indonesia, sangat mudah menjumpai air mineral kemasan gelas plastik.

Dari penjual nasi kuning gerobak, warung-warung makan hingga level restoran, meja-meja sudah tersedia air mineral gelas plastik.

Air mineral ini tentunya tak gratis, pembeli biasanya harus mengeluarkan uang dari Rp500 hingga Rp1000 per gelasnya.

Namun berbeda di Melbourne, air minum masih tersedia secara gratis di resto dan kedai-kedai kuliner.

Tiga resto yang didatangi di Melbourne memberikan pelayanan yang sama.

Salah satunya saat berkunjung di Restoran halal, Dolan Uyghur Cuisine, yang terletak di pusat kota Melbourne, Rabu (13/5/2026).

Air putih tersedia dalam botol kaca ukuran satu liter dan juga gelas kaca yang disesuaikan jumlahnya dengan pengunjung dalam satu meja.

Baca juga: Bandingkan di Makassar, Anjing Pun Nyaman di Jalanan Melbourne

AIR GELAS - Tim dari Australia Indonesia Centre (AIC) Monash University bersama rombongan jurnalis Makassar menikmati makan malam di Restoran halal, Dolan Uyghur Cuisine, yang terletak di pusat kota Melbourne, Rabu (13/5/2026). Di restoran yang ada di Melbourne tak terlihat adanya air gelas kemasan plastik disediakan.
AIR GELAS - Tim dari Australia Indonesia Centre (AIC) Monash University bersama rombongan jurnalis Makassar menikmati makan malam di Restoran halal, Dolan Uyghur Cuisine, yang terletak di pusat kota Melbourne, Rabu (13/5/2026). Di restoran yang ada di Melbourne tak terlihat adanya air gelas kemasan plastik disediakan. (Tribun-timur.com/Alfian)

Nuansa menikmati kuliner di Melbourne ini mengingatkan kita akan kondisi yang serupa pernah terjadi di Makassar.

Dengan semakin berkurangnya penggunaan wadah plastik, di jalan-jalan kota Melbourne sangat sulit ditemukan sampah kemasan berserakan.

Bahkan di beberapa sudut tempat sampah yang tersedia, dalamnya juga tak banyak wadah atau bungkusan plastik yang terlihat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved