Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Habitus Ramadhan

Itikaf Gen Z: Kembalikan Ruang Sunyi yang Hilang dari Dunia

Algoritma bekerja seperti muadzin yang tidak pernah lelah. Ia memanggil, mengingatkan, mengulang. Terus menerus tanpa jeda.

Penulis: as kambie | Editor: AS Kambie
Tribun-timur.com/as kambie
MUADZIN ITIKAF - Mahliqai Dzikir Laa Illaha Illallah Atau MAsjid Tiga Utama, Jalan Andi Mappanyukki, Makassar, dipadati jamaag itikaf dan Qiamullail malam ke-29 Ramadhan 1447H, Rabu malam, 18 Maret 2026. Muadzin Itikaf atau panggilan untuk beritikaf di 10 malam terakhir Ramadhan menjadi fenomena tahunan yang semakin banyak melibatkan gen Z dan milenial 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ribuan jamaah memadati Masjid Tiga Utama, Mahligai Dzikir Laa Ilaaha Illallah, Jalan Andi Mappanyukki, Makassar, pada malam ke-29 Ramadhan 1447 H, Rabu (18/3/2026) malam.

Sejak usai salat Tarawih, arus jamaah malah semakin berdatangan hingga memenuhi hampir seluruh ruang utama Mahligai Dzikir Laa Ilaaha Illallah. Kepadatan terlihat di setiap saf, baik di area jamaah laki-laki maupun perempuan.

Jamaah mengikuti rangkaian ibadah itikaf dan qiyamullail, mulai dari zikir, tilawah Al-Quran, hingga mendengarkan tausiyah yang disampaikan di bagian depan masjid.

Suasana berlangsung khusyuk. Sebagian jamaah tampak menunduk dalam doa, sementara lainnya larut dalam bacaan Al-Quran. Tidak sedikit yang bertahan hingga larut malam.

Panitia masjid menyebutkan lonjakan jamaah terjadi signifikan pada malam-malam ganjil terakhir Ramadhan, terutama malam ke-29 yang diyakini sebagai salah satu peluang turunnya Lailatul Qadar.

Usai Shalat Lail, jamaah dengan tertib antre mengambil makanan sahur yang disediakan pengurus.

“Setiap tahun memang meningkat, tapi tahun ini terasa lebih padat, termasuk dari kalangan anak muda,” kata pengurus Masjid Tiga Utama di Mahligai Dzikir Laa Ilaaha Illallah, Alimin Kadir, Kamis pagi, 19 Maret 2026.

Fenomena ini tidak hanya menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam beribadah, tetapi juga memperlihatkan perubahan pola aktivitas keagamaan di ruang publik perkotaan.

Masjid, yang biasanya menjadi pusat ibadah rutin, pada malam-malam akhir Ramadhan bertransformasi menjadi ruang konsentrasi spiritual massal.

Kondisi ini menjadi bagian dari dinamika sosial-keagamaan yang berulang setiap tahun, terutama di kota besar seperti Makassar.

Fenomena Itikaf Gen Z

Ada pemandangan yang hampir tidak pernah kita bayangkan satu dekade lalu. Masjid yang dahulu identik dengan wajah-wajah ubanan kini dipenuhi wajah-wajah muda.

Tak hanya di Masjid Tiga Utama, di Al-Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf juga begitu. Jamaah itikaf didominasi gen z dan milenial. 

Di lantai dua dan tiga Masjid Al-Markaz, deretan saf i’tikaf bukan lagi didominasi generasi tua. Dalam satu saf, sembilan di antaranya adalah anak-anak Gen Z.

Mereka datang membawa ransel. Ada yang membawa mushaf, ada yang membawa gawai, ada pula yang hanya membawa kantuk yang belum tuntas. Tetapi mereka datang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved