Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ketua DPRD Gowa Diganti

Fahmi Adam Pecahkan Rekor Jadi Ketua DPRD Termuda di Sulsel

politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fahmi Adam akan menjadi ketua DPRD termuda di Sulawesi Selatan.

|
Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com
KETUA TERMUDA-Ketua DPRD termuda di Sulawesi Selatan (dari kiri ke kanan) Fahmi Adam (25), Muhammad Gemilang Pagessa (29), Andi Muhammad Farid (28), Andi Tenri Walinonong (32), dan Umy Asyiatun Khadijah (33). Fahmi Adam akan menjadi ketua DPRD termuda di Sulawesi Selatan. 

Ia merupakan putri dari tokoh masyarakat Kecamatan Ulaweng, H Andi Maddusila Takka yang dikenal luas dengan sapaan Petta Haji Aras, serta Hj Andi Hermi Sanawawi. Masa kecilnya dihabiskan di Salo Ningo, Desa Timusu, Kecamatan Ulaweng.

Riwayat pendidikannya dimulai dari TK Tomporeng Kesso, SD Inpres 5/81 Timusu, SMP Negeri 1 Ulaweng, SMA Negeri 1 Ulaweng, hingga menyelesaikan studi S1 di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.

Penunjukan Andi Tenri sebagai Ketua DPRD Bone dinilai bukan tanpa pertimbangan.

Ia dianggap sebagai figur yang mampu menjembatani komunikasi antara legislatif dan eksekutif, sekaligus membawa perspektif baru dalam kepemimpinan parlemen daerah. Kapasitas dan latar belakang pendidikannya menjadi salah satu alasan kepercayaan tersebut.

Direktris CV Putri Timusu itu menegaskan komitmennya untuk mengabdi kepada masyarakat. Ia siap membuktikan kemampuannya memimpin DPRD Bone serta menjawab keraguan sejumlah pihak.

“Insya Allah, komitmen saya mengabdi untuk masyarakat dan siap mewakafkan diri demi kepentingan orang banyak,” ujarnya.

Terakhir, Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah. 

Politisi Perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah mencatatkan namanya dalam sejarah di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba.

Legislator milenial itu ditunjuk oleh DPP PKS menjadi ketua DPRD Bulukumba. 

Dengan ini, Umy mencetak sejarah di DPRD Bulukumba sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan ketua DPRD Bulukumba.

Umy Asyiatun Khadijah atau akrab disapa Umy merupakan politisi Perempuan milenial yang telah berkecimpung di dunia politik sejak tahun 2017.

Perempuan kelahiran 14 November 1992 itu sebelumnya juga tercatat sebagai politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di tahun 2016-2019.

Saat ini usianya baru 33 tahun.

Alumni Universitas Muslim Indonesia (UMI) itu sukses mengamankan satu kursi untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Daerah Pemilihan Bulukumba 3 yang meliputi Kecamatan Bulukumpa dan Rilau Ale.

Perempuan bergelar Sarjana Ekonomi (SE) tersebut meraih 1.679 suara dan menjadi peraih kursi kedua bagi PKS di dapil tersebut.

Capaian itu menegaskan posisinya sebagai salah satu figur muda yang mendapat kepercayaan masyarakat.

Selain aktif di politik, Umy Asyiatun Khadijah juga dikenal memiliki pengalaman organisasi yang cukup panjang.

Ia pernah terlibat dalam Perhimpunan Pemuda Remaja Masjid (Prima) serta menjadi pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI). Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinan dan kedekatannya dengan kegiatan sosial-keagamaan.

Tak hanya itu, Umy yang juga menekuni dunia fotografi ini memiliki usaha di bidang fashion yang terbilang berkembang.

Meski memiliki peluang berkarier lebih luas, ia memilih kembali dan berkomitmen mengabdi di Kabupaten Bulukumba demi memperjuangkan aspirasi masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved