Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ketua DPRD Gowa Diganti

Fahmi Adam Pecahkan Rekor Jadi Ketua DPRD Termuda di Sulsel

politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fahmi Adam akan menjadi ketua DPRD termuda di Sulawesi Selatan.

|
Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com
KETUA TERMUDA-Ketua DPRD termuda di Sulawesi Selatan (dari kiri ke kanan) Fahmi Adam (25), Muhammad Gemilang Pagessa (29), Andi Muhammad Farid (28), Andi Tenri Walinonong (32), dan Umy Asyiatun Khadijah (33). Fahmi Adam akan menjadi ketua DPRD termuda di Sulawesi Selatan. 

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 3 Lemba, kemudian melanjutkan ke SMP Nusantara dan Bosowa School Makassar.

Ia selanjutnya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Hasanuddin hingga meraih gelar Sarjana Sosial (S.Sos) di bidang Sosiologi.

Selain aktif dalam dunia akademik, Farid juga terlibat dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.

Ia pernah berkiprah di BPC HIPMI Soppeng, DPD II AMPI Soppeng, IOF Pengcab Soppeng, serta memimpin AMPG Soppeng.

Pengalaman organisasi tersebut menjadi bekal penting dalam membangun jejaring dan kepemimpinan sebelum terjun ke dunia politik praktis.

Pada Pemilu 2024, kader Partai Golkar ini mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Dapil I Lalabata.

Berkat dukungan keluarga dan masyarakat, ia terpilih dan kemudian dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Soppeng periode 2024–2029.

Bagi Farid, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga, khususnya generasi muda, sebagai bagian penting dari arah pembangunan Soppeng ke depan.

Sementara itu, Muhammad Gemilang Pagessa kelahiran 1997. 

Muhammad Gemilang Pagessa mencatat sejarah sebagai Ketua DPRD Kabupaten Maros termuda sepanjang masa.

Ia dilantik memimpin lembaga legislatif di usia 27 tahun, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang sang ayah, Chaidir Syam, yang menjabat Ketua DPRD saat berusia 37 tahun.

Pria yang akrab disapa Gio ini mengaku posisi Ketua DPRD bukanlah cita-citanya sejak awal. Sejak kecil, ia justru bercita-cita menjadi aparatur sipil negara dan berkarier di jalur birokrasi.

Ia bahkan empat kali mencoba lolos seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sejak 2015 hingga 2019, namun belum berhasil.

Upaya masuk perguruan tinggi negeri seperti Universitas Padjadjaran dan Universitas Hasanuddin melalui jalur seleksi bersama juga sempat dilakoninya, meski belum membuahkan hasil.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved