Mendikdasmen Minta Sekolah Awasi Siswa agar Tidak Ikut Demo
Abdul Mu’ti menegaskan pelajar harus fokus belajar dan tidak ikut turun ke jalan dalam aksi demonstrasi.
Editor:
Muh Hasim Arfah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
JAKARTA LUMPUH- Sejumlah pengunjuk rasa bersitegang dengan aparat saat melakukan aksi di Jalan Pejompongan, Jakarta, Senin (25/8/2025). Unjuk rasa menolak tunjangan anggota DPR berakhir ricuh.
Aksi juga digelar di kota-kota industri lain seperti Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Batam, Banda Aceh, Makassar, Samarinda, hingga Gorontalo.
Gerakan buruh bertajuk HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah) ini menuntut kenaikan upah minimum nasional 2026 sebesar 8,5–10,5 persen.
“Perhitungannya berdasarkan formula resmi dalam putusan MK No. 168, yakni inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu,” jelas Said Iqbal.
Sebagaimana diketahui, aparat mengamankan 351 pendemo, terdiri dari 155 orang dewasa dan 196 pelajar.
Polisi menahan mereka karena merusak fasilitas umum dan menyerang aparat.
Sebanyak 196 pelajar sudah dipulangkan setelah menandatangani surat pernyataan.(*)
Berita Terkait
Baca Juga
Resmikan Kampus Baru Paramadina, JK Tekankan Pentingnya Idealisme Perguruan Tinggi |
![]() |
---|
46 Daerah KLB Campak, Termasuk Maros Sulsel |
![]() |
---|
Tunjangan Rumah DPR Rp50 Juta Sebulan Dihentikan Oktober 2025 |
![]() |
---|
PSM Makassar Masuk Empat Besar Skuad Termewah di Super League 2025 / 2026, Persija Urutan Pertama |
![]() |
---|
Demo Gagalkan Kenaikan Gaji DPR, Jakarta Nyaris Lumpuh |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.