Geng Motor
Geng Motor Bersenjata Busur Teror Warga Maros, Dua Orang Jadi Korban
Polisi sempat melakukan pengejaran hingga ke wilayah Moncongloe, namun para pelaku berhasil berpencar.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Aksi geng motor kembali meresahkan warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Sekelompok remaja bersenjata tajam dan busur panah dilaporkan menguasai jalanan di wilayah Kecamatan Mandai, Sabtu (23/5/2026) malam hingga Minggu dini hari.
Aksi brutal tersebut terjadi di Jalan Poros Kariango dan Jalan Poros Pattontongan.
Dalam video amatir yang beredar di media sosial, puluhan remaja terlihat konvoi menggunakan sepeda motor secara ugal-ugalan sambil membawa senjata tajam.
Mereka diduga berkeliling mencari lawan dan menyerang warga yang berada di pinggir jalan.
Akibat aksi itu, dua warga dilaporkan terkena busur panah di bagian tangan dan punggung.
Salah seorang warga Kariango, Syamsul (37), mengaku resah dengan maraknya aksi geng motor yang kerap membuat onar di wilayah tersebut.
“Meresahkan sekali ini. Semalam ada dua kejadian, satu di dekat lapas poros Kariango, satunya lagi di Dusun Mangento Pattontongan. Sepertinya mereka keliling cari lawan,” katanya, Minggu (24/5/2026).
Baca juga: Polisi Tangkap Anggota Geng Motor Begal Pengendara di Makassar, Ternyata Remaja 17 Tahun
Ia menjelaskan, aksi geng motor hampir selalu terjadi pada malam Minggu sehingga membuat warga takut beraktivitas di luar rumah.
“Setiap malam Minggu pasti ada saja kejadian seperti ini. Kita jadi was-was di jalan, sudah tidak merasa aman. Polres Maros harus tindak tegas, meskipun pelakunya masih di bawah umur,” katanya.
Warga lainnya, Anwar (31), berharap polisi segera menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.
“Kalau bisa ditangkap semua. CCTV juga jelas memperlihatkan aksi mereka. Banyak warga takut keluar rumah karena kejadian seperti ini. Kami butuh rasa aman,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, membenarkan adanya aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok remaja yang diduga geng motor tersebut.
Ia mengatakan, anggota Jatanras Satreskrim Polres Maros saat itu sedang melakukan patroli cipta kondisi sekitar pukul 02.30 Wita.
Petugas kemudian mendapati rombongan remaja yang berkendara secara ugal-ugalan sambil membawa parang dan busur panah.
“Pada saat dilakukan pengejaran di Jalan Poros Kariango, anggota melihat kelompok tersebut menyerang pengendara yang berlawanan arah dengan menggunakan busur,” jelasnya.
Polisi langsung melakukan pengejaran terhadap rombongan tersebut.
Namun, dalam proses pengejaran terjadi kecelakaan antarpengendara motor hingga satu unit motor terjatuh.
Petugas kemudian mengamankan pengendara yang jatuh dan melepaskan empat kali tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan kelompok geng motor tersebut.
Polisi sempat melakukan pengejaran hingga ke wilayah Moncongloe, namun para pelaku berhasil berpencar.
Dari hasil interogasi terhadap dua remaja yang diamankan, diketahui anggota geng motor berasal dari wilayah Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar dan Kabupaten Maros.
Tim gabungan kemudian melakukan pengembangan bersama personel Samapta Polres Maros dan Reskrim Polsek Tanralili.
Hasilnya, sebanyak 10 remaja yang diduga terlibat aksi geng motor berhasil diamankan.
“Mereka bersama barang bukti sudah dibawa ke Posko Jatanras Satreskrim Polres Maros untuk proses lebih lanjut,” tutupnya.(*)
| Anggota Geng Motor Tebas Bocah 13 Tahun di Ablam Makassar Ditangkap |
|
|---|
| Korban Serangan Geng Motor di Ablam Makassar Butuh Rp20 Juta untuk Operasi, Warga Galang Donasi |
|
|---|
| Bocah 13 Tahun di Makassar Ditebas Geng Motor Brutal Bersenjata Katana dan Busur |
|
|---|
| Geng Motor Marak Lagi di Makassar, Guru Besar Hukum UMI: Polisi Tak Boleh Kalah |
|
|---|
| Geng Motor Bersenjata Pistol Tebar Teror di Jl Langgau Makassar, Motor Warga Dirusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260524-Geng-Motor-Maros.jpg)