Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Tangkap Anggota Geng Motor Begal Pengendara di Makassar, Ternyata Remaja 17 Tahun

F ditangkap bersama seorang pria berinisial HI (24) yang merupakan penadah barang curian.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Saat F (17) dan penadah HI (24), diamankan di Mapolsek Panakkukang, Makassar, Jumat (22/5/2026) dini hari. F mengaku perbuatannya saat diinterogasi Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni. 

Ringkasan Berita:
  • Tim Reskrim Polrestabes Makassar dan Opsnal Polsek Panakkukang tangkap anggota geng motor yang bikin resah warga
  • Salah satu pelaku remaja berinisial F (17) ditangkap bersama seorang pria berinisial HI (24) yang merupakan penadah barang curian
  • Saat di Jl Urip Sumoharjo, geng motor ini mengejar seorang pengendara motor yang melintas

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masih ingat kawanan geng motor viral tebar teror di Jl AP Pettarani dan Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar, Sulawesi Selatan, 20 April 2026, lalu?

Salah satu pelakunya, kini telah ditangkap Tim Reskrim Polrestabes Makassar dan Opsnal Polsek Panakkukang.

Adalah, remaja berinisial F (17), yang kini telah ditahan di Polsek Panakkukang, Jl Pengayoman, Makassar.

F ditangkap bersama seorang pria berinisial HI (24) yang merupakan penadah barang curian.

"Jadi dia (F) terlibat kasus curas (pencurian dengan kekerasan)," kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni, ditemui di kantornya, Jumat (22/5/2026) dini hari.

Uji menjelaskan, kejadian bermula saat F dan teman-temannya menebar teror di Jl AP Pettarani.

Setelah itu, ia dan geng motor lainnya melanjutkan aksi konvoinya ke Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Panaikang.

Saat di Jl Urip Sumoharjo, geng motor ini mengejar seorang pengendara motor yang melintas.

Korban yang panik dikejar pelaku menggunakan anak panah busur dan parang, pun terjatuh.

Saat terjatuh, korban diserang menggunakan senjata tajam hingga tak berdaya.

Tas korban berisi tiga ponsel, pun dirampas F dan kawan-kawannya.

Ponsel itu lalu dijual ke HI dengan harga miring dengan nominal Rp100 ribu per unit.

"Modusnya dia (F) bersama kurang lebih 50 motor saling berboncengan, setelah melakukan penyerangan di Jl AP Pettarani, dia langsung ke arah Jl Perintis," ungkap Uji.

"Tepatnya di Kelurahan Panaikang, dia berpapasan dengan salah seorang pengendara motor. Disitulah korban dibegal dan dibusur," tambahnya 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved