Masjid Agung Maros Terima 8 Ekor Sapi Kurban, 200 Kupon Bakal Dibagikan
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah, tergantung proses pelunasan dari beberapa peserta kurban.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Menjelang Hari Raya Iduladha, pengurus Masjid Agung Nur Arrahman Kabupaten Maros telah menerima sebanyak delapan ekor sapi kurban.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah, tergantung proses pelunasan dari beberapa peserta kurban.
Pengurus masjid, Muhammad Ilyas Said, mengatakan jumlah hewan kurban yang diterima tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Tahun sebelumnya, jumlah hewan kurban yang disembelih dan dibagikan kepada warga setempat mencapai 10 ekor.
"Sampai saat ini yang sudah masuk ada 8 ekor, boleh jadi masih bertambah. Namun jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 10 ekor sapi, memang sedikit menurun," katanya kepada Tribun Timur, Rabu (20/5/2026).
Ia menyebutkan, harga satu ekor sapi yang dibeli oleh peserta kurban berkisar di angka Rp14-15 juta.
Nantinya, hewan kurban tersebut akan disembelih usai pelaksanaan salat Iduladha.
Selanjutnya akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
“Kita akan sembelih secara keseluruhan di hari pertama iduladha,” jelasnya.
Untuk proses pembagian, kata dia, pihak panitia telah menyiapkan sekitar 250 kupon.
Kupon kurban disiapkan agar proses pembagian daging kurban berjalan tertib, tepat sasaran, dan menghindari kericuhan atau antrean panjang.
Masing-masing kupon akan ditukar dengan 1 kilogram daging kurban.
“Kami estimasi ada 200 kupon,” tutupnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Paket daging kurban ini berasal dari kontribusi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Maros.
| Eks Petugas Pemotong Hewan di Bulukumba Curi Sapi Warga, Dagingnya Dijual ke Pasar |
|
|---|
| 15.114 Warga Maros Terima Bansos Rp600 Ribu, Cair Tiga Bulan Sekali |
|
|---|
| Bedah Buku Chaidir Syam di Gramedia, Kisahkan Inovasi dan Perjalanan Bangun Maros |
|
|---|
| Nenek Jumaria, Persiapkan Perjalanan Hajinya Selama 20 Tahun |
|
|---|
| Daftar Tunggu Haji Maros Capai 12.469 Orang, Waktu Tunggu Capai 30 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sapi-di-peternakan-milik-H-Pacong-2026-66.jpg)