Maros Dapat Jatah 5.684 Ton Pupuk Subsidi, Bontoa Penerima Terbanyak
Nuryadi, mengatakan alokasi pupuk subsidi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas pelaku usaha perikanan.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Dari 14 kecamatan, Bontoa menjadi penerima alokasi terbesar dengan total 2.136,21 ton
- Selain Bontoa, Kecamatan Marusu mendapat alokasi 1.218,64 ton
- Kemudian Kecamatan Lau memperoleh 1.148,90 ton dan Maros Baru sebanyak 1.097,16 ton
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kabupaten Maros mendapat alokasi pupuk subsidi sektor perikanan sebanyak 5.684 ton untuk tahun 2026.
Pupuk subsidi tersebut terdiri dari tiga jenis.
Diantaranya Urea, SP36 dan pupuk organik yang akan disalurkan ke tujuh kecamatan di Kabupaten Maros.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Maros, Nuryadi, mengatakan alokasi pupuk subsidi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas pelaku usaha perikanan.
Dari 14 kecamatan, Bontoa menjadi penerima alokasi terbesar dengan total 2.136,21 ton.
“Rinciannya terdiri dari 752,765 ton Urea, 540,765 ton SP36 dan 842,683 ton pupuk organik,” katanya kepada Tribun Timur, Jumat (8/5/2026).
Selain Bontoa, Kecamatan Marusu mendapat alokasi 1.218,64 ton.
Kemudian Kecamatan Lau memperoleh 1.148,90 ton dan Maros Baru sebanyak 1.097,16 ton.
Sementara Kecamatan Bantimurung memperoleh alokasi 43,61 ton, Turikale 36,87 ton dan Camba menjadi wilayah dengan alokasi paling kecil yakni 2,62 ton.
Secara keseluruhan, total pupuk subsidi yang dialokasikan terdiri dari 1.992 ton pupuk Urea, 1.321 ton SP36 dan 2.371 ton pupuk organik.
Nuryadi mengungkapkan, saat ini stok pupuk yang tersedia dari PT Pupuk Indonesia baru pupuk Urea.
“Untuk sementara yang tersedia baru pupuk Urea,” ujarnya.
Ia menambahkan, terdapat sejumlah syarat administratif yang harus dipenuhi kelompok pembudidaya ikan agar dapat memperoleh pupuk subsidi tersebut.
“Syaratnya harus memiliki kelompok, ada lahannya dan terdaftar di Kusuka,” jelasnya.
| Anjing yang Gigit Warga di Camba Maros Ternyata Positif Rabies, Waspada Penularan Lewat Air Liur |
|
|---|
| Modus Tanya Atasan 'Ada Bos ta? Saya Mau Ambil Isi Kotak Amal' |
|
|---|
| Warga Desa Labuaja Maros Mau Bangun Musala dari Uang Hasil Pungli |
|
|---|
| Jumriah Buruh Tani Asal Maros Sulsel Terpilih Ikon Haji 2026 |
|
|---|
| Anjing Liar Ditembak Mati Setelah 6 Warga Camba Maros Jadi Korban Serangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260508-ilustrasi-pupuk-subsidi-baru.jpg)