Harga Sapi Haji Pacong di Maros Naik Rp1 Juta, Penjualan Tetap Meningkat
Kendati demikian, kenaikan harga tak mempengaruhi minat masyarakat untuk tetap membeli sapi untuk dikurbankan.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
“Pelayanannya baik dan saya sudah percaya,” ungkapnya.
Ia juga menilai aspek kesehatan sapi di peternakan tersebut cukup terjamin.
Menurutnya, ada tenaga ahli kesehatan hewan yang rutin melakukan pemeriksaan.
“Jadi dari sisi kesehatan dan kebersihan, saya tidak ragu,” jelasnya.
Selain itu, ia menyoroti pengelolaan limbah peternakan yang dinilai ramah lingkungan.
“Limbahnya diolah, tidak dibuang sembarangan. Jadi tidak mencemari lingkungan,” tambahnya.
Terkait harga, ia mengaku belum mengetahui pasti harga sapi tahun ini.
Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, harga di peternakan tersebut masih tergolong bersaing.
“Tahun lalu saya beli sekitar Rp30 juta per ekor,” katanya.
Ia menyebut sapi yang akan dibelinya tahun ini rencananya diperuntukkan bagi relawan binaan yayasannya di Kecamatan Maros Baru.
“Sapi ini nantinya untuk relawan-relawan,” tutupnya.
| Suasana Haru Warnai Pelepasan Angkatan ke-23 TK Zakia Fikrah Moncongloe Maros, 85 Anak Lulus |
|
|---|
| Jembatan Kembar Pasar Sentral Maros Segera Dibangun, 1.325 Meter Persegi Lahan Dibebaskan |
|
|---|
| Daya Tampung Sekolah Negeri di Maros Overload, Penambahan Rombel Tak Memungkinkan |
|
|---|
| Pulang Haji, Hj Isjulfitri Pilih Gamis Sederhana Ketimbang Busana Glamor |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Meroket di Pasar Batangase, Bawah Merah Rp55 Perkilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Rahma-Firdaus-milik-Haji-Pacong-di-Jalan-Poros-Bantimurung.jpg)