Harga Sapi Haji Pacong di Maros Naik Rp1 Juta, Penjualan Tetap Meningkat
Kendati demikian, kenaikan harga tak mempengaruhi minat masyarakat untuk tetap membeli sapi untuk dikurbankan.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
“Sertifikat kesehatan akan menyusul setelah pemeriksaan selesai,” jelasnya.
Meski penjualan meningkat, harga sapi juga mengalami kenaikan sekitar lima persen atau kurang lebih Rp1 juta per ekor dibanding tahun sebelumnya.
Haji Pacong menyebutkan, kenaikan harga dipicu terbatasnya stok sapi di pasaran.
Selain itu, biaya operasional peternakan juga mengalami peningkatan.
“Selain itu, biaya operasional seperti bahan bakar juga ikut meningkat,” imbuhnya.
Peternakan tersebut tak hanya melayani pembelian langsung.
Mereka juga melayani pengiriman sapi ke berbagai daerah.
Bahkan, pengiriman dilakukan hingga ke luar kota seperti Merauke.
"Pembeli ada dari Maros, Makassar sampai Merauke," sebutnya.
Sementara itu, salah satu pembeli, Andi Muhammad Irdan AB mengaku datang untuk membeli sapi kurban.
Ia juga sekaligus melakukan penjajakan untuk kebutuhan keluarganya.
“Iya, rencananya saya beli satu ekor dulu. Tapi mungkin nanti bisa sampai tiga ekor untuk keluarga,” ujarnya.
Ia mengaku masih membandingkan beberapa jenis sapi yang tersedia sehingga belum menentukan pilihan.
“Saya masih banding-bandingkan dulu, belum pastikan jenisnya,” katanya.
Ia memilih membeli sapi di peternakan tersebut karena sudah menjadi langganan selama kurang lebih 10 tahun.
| Jemaah Haji Maros Siap Terbang, Perlengkapan hingga ID Card Sudah Dibagikan |
|
|---|
| Ribuan Siswa di Wilayah Tertinggal dan Terluar Belum Terima MBG: Pemkab Maros Ajukan 15 SPPG |
|
|---|
| Tak Punya Kursi di 5 Daerah, PPP Sulsel Andalkan Tokoh Non-Kader Pimpin DPC Selayar hingga Maros |
|
|---|
| Puluhan Ribu Hektare Sawah di Maros Berpotensi Kekeringan, Pemkab Antisipasi Gagal Panen |
|
|---|
| 111 Warga Maros Lepas Status Penerima Bansos PKH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Rahma-Firdaus-milik-Haji-Pacong-di-Jalan-Poros-Bantimurung.jpg)