Nurwahyuni Malik Sosok Kartini Masa Kini di Pimpinan DPRD Maros
Wahyuni menilai, perempuan tidak memiliki kemandirian ekonomi rentan menghadapi persoalan hidup
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
“Kalau tidak ada kegiatan, rasanya harus cari usaha lagi,” ujarnya.
Sebelum terjun ke dunia politik, Nurwahyuni dikenal sebagai seorang pengusaha.
Ia merintis usaha saat masih berada di Papua.
Keputusannya masuk ke dunia politik pun tidak terlepas dari dorongan orang tua.
Kini, ia duduk sebagai Wakil Ketua II DPRD Maros dan menjalani peran sebagai wakil rakyat.
Menurutnya, menjadi anggota DPRD merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Ia menyebut, peran di legislatif memberi ruang lebih luas untuk membantu masyarakat.
“Kalau di DPRD, kita bisa membantu masyarakat lebih banyak,” katanya.
Di tengah dominasi laki-laki di dunia politik, Nurwahyuni menilai tidak ada lagi perbedaan signifikan antara perempuan dan laki-laki.
Ia menyebut, suara perempuan kini mulai didengar dalam pengambilan kebijakan.
“Sekarang sudah setara, perempuan juga didengar,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah.
Di DPRD Maros, jumlah anggota perempuan disebut mencapai sekitar sepuluh orang dalam satu periode.
Dalam kiprahnya, ia aktif mendorong program pemberdayaan perempuan, khususnya di tingkat desa.
Menurutnya, masih banyak perempuan yang belum memiliki pekerjaan tetap.
| Mengenal Andi Nastuti Aktivis Perempuan dan Anak di Kepulauan Selayar, Eks Ketua KPU |
|
|---|
| Kalla Toyota Hadirkan Promo Bunga Rendah Spesial Hari Kartini, Berlaku hingga 30 April |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, Ketua DWP Distaru Makassar Ajak Perempuan Jadi Motor Transformasi Bangsa |
|
|---|
| Profil Mirfayani Mirsal, Ketua Panrita Literasi Institute Menyalakan Semangat Kartini di Sinjai |
|
|---|
| Hari Kartini dan Tantangan Penegakan Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260421-Nurwahyuni-Malik-kartini-masa-kini-di-maros.jpg)